3 Personel Band Seventeen Hilang Saat Tsunami, Bassist dan Manager Tewas

3 Personel Band Seventeen Hilang Saat Tsunami, Bassist dan Manager Tewas

3 Personel Band Seventeen Hilang Saat Tsunami, Bassist dan Manager Tewas

Tsunami menerjang wilayah Pantai Anyer, Pandeglang, Banten, dan sekitarnya dini hari tadi. Salah satu wilayah terparah yang terdampak tsunami ini adalah Tanjung Lesung di kawasan Pandeglang.

Wakil Ketua BEM Institut Pertanian Bogor Surya Bagus yang saat kejadian berada di Tanjung Lesung, korban meninggal kebanyakan adalah mereka yang sedang menonton konser band ‘Seventeen’.

“Terparah di Tanjung Lesung. Di sini ada acara PLN, ‘Seventeen’ tampil. Menurut keterangan saksi korban selamat yang saya tanya, air datang dari belakang panggung,” kata Surya saat dihubungi wartawan, Minggu (23/12).

“Tidak ada yang tahu-menahu kalau itu tsunami makanya banyak yang jadi korban,” sambungnya.

Seventeen adalah grup musik pop rock asal Indonesia yang saat ini berdomisili di Jakarta. Grup musik ini dibentuk pada tahun 1999 di Yogyakarta. Anggota band ini saat ini adalah Bani, Yudhi, Herman, Andi, dan Ifan. Diketahui beberapa personel Seventeen masih dicari karena diduga hilang.

Evakuasi korban tsunami di Tanjung Lesung dini hari tadi.

Kisah Ifan “Seventeen” bertahan dari Tsunami Anyer dengan meja belajar

Wakil Ketua BEM IPB Surya Bagus mengisahkan bagaimana perjuangan Ifan selamat dari bencana tersebut.

“Bang Ifan lagi cerita, dia di panggung tiba-tiba datang air tingggi. Dia terseret gelombang itu. Beliau sudah terapung di situ,” kata Surya kepada wartawan, Minggu (23/11).

Ia menjelaskan, saat itu Ifan berupaya keras. Ifan juga tak bisa membantu istri yang mendampinginya dan personel ‘Seventeen’ lainnya.

“Dia tarik-tarik kakinya dan beliau enggak bisa ngapa-ngapain. Jadi beliau pun menyelamatkan diri sendiri dulu pikirannya waktu itu,” ungkap Surya.

Ifan, kata dia, kemudian berhasil menyelamatkan diri dengan bantuan meja belajar. Saat ini ia hanya mengalami luka ringan.

“Akhirnya ketemulah dia sama meja belajar. Dia ngapung di situ. Sampai ada orang datang ikut menyelamatkan dia. Alhamdulillah kondisinya selamat walaupun sekarang dia enggak ada siapa-siapa lagi di sana. Enggak ada teman,” ujar dia.

“Beliau juga lagi cari istrinya,” sambung dia.

Ifan sendiri melalui akun Instagramnya memohon doa kepada publik agar istri dan personel ‘Seventeen’ lainnya segera ditemukan.

Berdasarkan video yang beredar, saat itu Grup band Seventeen ini baru menyelesaikan salah satu lagunya. Tiba-tiba, gelombang besar menerjang dari arah belakang panggung dan memporak porandakan lokasi.

Akibat kejadian tersebut, bassist Seventeen yang bernama Bani dan road manager mereka, Oki, meninggal dunia. Tak hanya itu, tiga personel Seventeen lainnya diketahui hilang. Sementara vokalis mereka, Ifan, selamat. Berikut video detik-detik tsunami menerjang saat grup ‘Seventeen’ manggung.

 

 

Baca juga : Hingga Kini 43 Orang Tewas dan 9 Hotel Rusak Berat di Anyer dan Carita

 

 

Sumber berita 3 Personel Band Seventeen Hilang Saat Tsunami, Bassist dan Manager Tewas : kumparan