AHY marah besar terhadap kepala Balai yang pergi saat dirinya memberikan arahan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegur keras seorang pejabat yang meninggalkan tempat duduk saat dirinya menyampaikan arahan dalam agenda resmi kementerian di kawasan Rawajati-Bidara Cina, Jakarta, Kamis 7 Mei 2026.
Momen itu terjadi ketika Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Wilayah Ahmad Victor Samodra, terlihat berjalan keluar ruangan di tengah pidato AHY.
“Pak Kepala Balai, di sini dulu. Saya ini bicara untuk Bapak loh. Anda ke mana tadi? No, no, no. Anda dengarkan saya dulu di sini,” tegas AHY dengan marah tinggi.
Karena kekesalan AHY pun tak hanya berhenti di situ. Ia menyayangkan sikap pejabat tersebut yang dianggap tidak menghargai koordinasi penting soal pembangunan kewilayahan.
Menurut AHY, ia bahkan sempat memanggil pejabat tersebut sebanyak dua kali namun tidak ada respons.
“Gimana mau mendengarkan arahan kalau Bapak nggak ada? Dua kali saya panggil nggak ada loh,” kata AHY.
“Nggak bisa begitu, tolong duduk dulu,” tambah AHY dengan meminta pejabat duduk kembali.
Sebelumnya, ia lagi membahas persoalan serius terkait kapasitas Sungai Ciliwung yang dinilai belum ideal untuk menampung debit air.
Ia menjelaskan bahwa lebar sungai saat ini hanya sekitar 15–25 meter, dengan kapasitas sekitar 200 meter kubik per detik.
Padahal, untuk mengantisipasi banjir, lebar sungai idealnya mencapai 35–50 meter dengan kapasitas hingga 470 meter kubik per detik.
Baca juga: Bi bongkar alasan rumah kecil anjlok parah hingga 45,59 persen pada tahun 2026

