Masjid Ikonik 840 Tahun di Mosul Dihancurkan ISIS

Masjid Ikonik 840 Tahun di Mosul Dihancurkan ISIS

Masjid Ikonik 840 Tahun di Mosul Dihancurkan ISIS

Posisi ISIS di Kota Mosul, Irak, kian tersudut. Pasukan gabungan dari Irak yang terus bergerak maju membuat ISIS kelabakan. Dalam keadaan genting, ISIS meledakkan gedung demi gedung, berikut bangunan bersejarah yang berdiri di sana.

Kementerian Dalam Negeri Irak melansir bahwa sebuah bangunan ikonik di kota tersebut dihancurkan oleh militan ISIS. Masjid al-Nuri serta menara yang begitu ikonik hancur setelah diledakkan pada Rabu (21/6).

Mosul
Pasukan Irak melewati kota Mosul

Masjid tersebut memiliki makna sejarah yang begitu besar bagi ISIS. Masjid yang juga memiliki sebutan “Masjid Besar Mosul” adalah tempat di mana pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan kekalifahan ISIS pada tahun 2014 tidak lama setelah kota tersebut diduduki oleh militan.

Tidak hanya untuk ISIS, masjid serta menaranya merupakan begitu berharga bagi bangsa Arab karena memiliki nilai sejarah sebagai peninggalan peradaban lampau. Menara masjid yang berdiri miring ini berusia 840 tahun.

Namun ISIS menolak bahwa pihaknya menjadi pelaku penghancuran masjid al-Nuri. ISIS menganggap serangan udara yang membombardir kota menjadi penyebabnya.

Masjid Irak Hancur
Warga Mosul melintas di depan Masjid al-Nuri

ISIS sebenarnya telah lama ingin menghancurkan masjid al-Nuri. Pada Juli 2014, ISIS berujar bahwa bangunan arsitektur masjid tidak sesuai dengan ketentuan yang mereka yakini. Namun masjid batal dihancurkan setelah warga kota membentuk pagar hidup guna melindungi masjid.

Mosul jatuh ke tangan ISIS pada Juni 2014 setelah tentara Irak gagal menghalau serangan. Kota tersebut kemudian menjadi kota terpenting kedua setelah Raqqa di Suriah. ISIS menempatkan militannya dalam jumlah besar.

Masjid Irak Hancur
Masjid al-Nuri di Mosul, Irak

Pemerintah Irak dibantu pasukan udara Amerika Serikat melancarkan serangan untuk mengambilalih ISIS sejak delapan bulan yang lalu. Pertempuran besar tidak terelakkan antara keduanya. Dampak paling terasa adalah warga sipil. Jumlah pengungsi mencapai 850 ribu orang.

Kini operasi terus berlangsung dengan sengir. Menurut PBB, setidaknya ada 100 ribu orang warga sipil yang berada di wilayah pendudukan ISIS. Saat ini sedang berlangsung operasi di pusat kota.

Menurut laporan warga setempat, para petarung ISIS telah meninggalkan area masjid yang sebelumnya menjadi pusat kegiatan. Telah menjadi kebiasaan ISIS bila mereka terpukul mundur, maka setiap bangunan bakal dibumi hanguskan, termasuk bangunan bersejarah.

 

Sumber Berita Masjid Ikonik 840 Tahun di Mosul Dihancurkan ISIS : Kumparan.com