Remaja 19 Tahun Peretas Situs Tiket.com dan Raup hampir Rp 1 Milyar

Sudah Ribuan Situs Pernah Dibuka Remaja Peretas Tiket.com

Remaja 19 Tahun Peretas Situs Tiket.com dan Raup hampir Rp 1 Milyar

SH dan MKU, dua dari empat tersangka pembobolan situs jual beli tiket online tiket.com masih berusia 19 tahun.

SH mengatakan, ide membobol situs itu diutarakan MKU. Dari awal, mereka menentukan situs tiket.com sebagai sasaran dan membobol server maskapai Citilink.

“Saya masuk ke salah satu server milik tiket.com, saya buka, ternyata ada suatu file yang penting. Saya buka (file) ternyata bisa dapatkan username dan password tiket.com,” ujar SH saat ditanya penyidik, Selasa (4/4/2017).

SH menganggap situs tiket.com agak sulit diretas karena sistem keamanannya cukup bagus. Dia butuh waktu lama untuk mendapatkan username dan password itu.

Ia mengaku tak pernah menempuh pendidikan khusus untuk meretas. Bahkan, ia tak menyelesaikan pendidikannya di tingkat SMA. Semua itu ia pelajari sendiri dari berbagai sumber.

“Belajar otodidak, sendiri. Di Google kita coba-coba aja sendiri,” kata SH.

Username dan password itu lalu diberikan SH kepada MKU. Akses itu digunakan untuk memesan tiket Citilink secara ilegal. MKU menjual tiket-tiket itu melalui akun Facebook pribadi. Ia memberi harga miring bagi pembelinya.

Untuk perorangan, kata MKU, potongannya 30 persen. Sementara untuk pesanan rombongan, potongannya sebesar 50 persen.

“Setelah ada kode booking, pembeli transfer. Baru kita beri kode booking,” kata MKU.
MKU mengatakan, sebenarnya banyak yang curiga dirinya penipu karena harga yang ditawarkan sangat murah. Namun, ada juga yang percaya, bahkan berkali-kali pesan tiket kepadanya.

Sejauh ini, kata MKU, ada 1.200 transaksi jual beli tiket kepada pelanggan yang dia dapatkan dari server yang dibobol.

“1.200 (transaksi) itu dapat Rp 4,2 miliar,” kata MKU.

Namun, jumlah tersebut berkurang karena ada beberapa transaksi yang dibatalkan. Uang tersebut dibagi-bagi para pelaku. ST mendapat Rp 350 juta, sedangkan MKU mendapat Rp 600 juta.

Pelaku meretas akun situs jual beli tiket online tiket.com pada server maskapai PT Citilink pada 11 hingga 27 Oktober 2017.

Dalam kasus ini, ada dua pelaku lain yaitu AL (19) dan NTM (27). AL memasukkan data permintaan tiket pesawat Citilink dari pembeli ke aplikasi jual beli tiket online Citilink yang sudah dibuka MKU. Setelah kode booking didapatkan, kemudian dikirim ke pembeli.

Sementara itu, sama seperti MKU, NTM mencari pembeli tiket melalui akun Facebook-nya. Setelah calon pembeli tiket didapat, data pembelian dikirimkan kepada AL.

Akibat diretas remaja tersebut, tiket.com mengalami kerugian Rp 4.124.000.982 dan Citilink merugi Rp 1.973.784.434.

 

 

Sumber berita Remaja 19 Tahun Peretas Situs Tiket.com dan Raup hampir Rp 1 Milyar : kompas.com