Warga Ngeluh Listrik Mendadak Mahal, Bahlil Lahadalia Bantah Hal Tersebut

Warga Ngeluh Listrik Mendadak Mahal, Bahlil Lahadalia Bantah Hal Tersebut

Warga ngeluh listrik mendadak mahal, Bahlil Lahadlia banyak hal tersebut

Banyak warga yang mengeluh soal tagihan listrik yang tiba-tiba mahal belakangan ini ramai di media sosial.

Warga mengaku harus membayar tagihan lebih mahal meskipun merasa penggunaan listrik di rumah tidak berubah.

Tetapi di tengah masalah ini, pemerintah memastikan tarif listrik saat ini tidak mengalami kenaikan.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa sampai sekarang pemerintah belum menaikkan tarif dasar listrik.

Menurutnya, jika ada perubahan kebijakan, pemerintah akan menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

“Sampai dengan hari ini saya bicara ini dan latihan yang kami lakukan, itu belum ada kenaikan tarif listrik. Nanti kalau ada, nanti akan disampaikan,” kata Bahlil, Jakarta.

Tak hanya itu, perusahaan listrik pelat merah juga membatah kabar yang tersebar di media sosial terkait kenaikan tarif listrik pada Mei 2026.

PLN menyebut tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026 masih sama seperti sebelumnya.

“Pemerintah telah menetapkan bahwa tarif listrik tetap berlaku sama untuk periode April-Juni 2026 seperti periode sebelumnya. Tidak ada kenaikan,” tulis PLN.

Untuk pelanggan rumah tangga 900 VA misalnya, tarif tetap berada di angka Rp1.352 per kWh.

Sementara pelanggan 1.300 VA hingga 2.200 VA dikenakan tarif Rp1.444,70 per kWh.

Ada juga pelanggan rumah tangga dengan daya di atas 3.500 VA diketankan tarif Rp1.699,53 per kWh sesuai ketentuan yang berlaku.

Meskipun pemerintah dan PLN sudah memberikan klarifikasi, keluhan masyarakat soal tingginya tagihan listrik masih menyebar di publik.

Baca juga: Lagi dan lagi kasus menu MBG di Pekalongan ditemukan belatung yang dibagikan ke siswa