2 Pria Pemukul Bocah yang Diduga Hina Ulama Diperiksa Polisi
Sebuah video viral di media sosial. Video itu berisi tentang remaja tanggung yang diinterogasi sejumlah orang di Cipinang, Muara, Jakarta Timur. Di video itu, ada beberapa orang yang main tangan. Remaja itu dikeplak kepalanya dan juga ditampar mulutnya.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/5) pukul 23.00 WIB. Remaja berinisial MA dan berusia 15 tahun itu diduga menghina Habib Rizieq Syihab dalam status facebooknya.
Hingga kemudian beberapa anggota ormas datang ke kontrakan remaja itu. Remaja itu, di depan pengurus RW dan anggota ormas tersebut menyampaikan permintaan maaf di atas materai.
Namun peristiwa itu tak berhenti di situ. Rupanya video dugaan main tangan yang terekam dan viral itu, sampai ke tangan polisi.
Pada Kamis (1/6), Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo menyampaikan, pihak kepolisian menyeriusi peristiwa ini. Dikarenakan ada aksi main tangan yang dilakukan ke remaja MA (15). Hal ini melanggar UU Anak.
“Dua orang terduga diamankan. M dan U, sekarang dibawa ke Polda Metro,” terang Andry saat dikonfirmasi wartawan
M dan U masih dimintai keterangan. Tim Jatanras Polda Metro membawa kedua pria ini untuk diperiksa terkait dugaan pelaku main tangan di video tersebut.
Dua pria itu masih berstatus terperiksa. Hingga pukul 20.00 WIB, keduanya masih di ruang Jatanras Polda Metro.
Mario, Korban Pemukulan FPI Didampingi Pihak Berwajib & Banser Ansor
Sumber Berita 2 Pria Pemukul Bocah yang Diduga Hina Ulama Diperiksa Polisi : Kumparan.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.