Noel menangis minta Amnesti dari Prabowo berujung dipecat
Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel sempat meminta amnesti kepada Presiden RI Prabowo Subianto usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerasan sertifikasi K3.
Namun, KPK belum mengungkapkan berapa total duit pemerasan tersebut.
KPK juga memamerkan 22 barang bukti berupa kendaraan yang diamankan dalam OTT terhadap Noel.
Salah satunya adalah mobil yang bermerek Nissan GTR, mobil BMW, mobil Hyundai Palisde mobil Mitsubisti Pajero Sport dan mobil Jeep.
Tak hanya itu, ada juga motor Verpa dan dan motor Sport Ducati yang sudah disita oleh KPK.
Berikutnya, Noel bukannya dapat amnesti, tapi Presiden Prabowo mencopot Noel dari jabatannya.
Noel meminta amnesti usai ditetapkan oleh KPK atas kasusnya.
ia menyampaikan permintaan itu ketika digiring menuju mobil tahanan KPK bersama 10 orang tersangka lainnya.
Tidak hanya itu, Noel juga mengklaim bahwa dirinya tidak kena OTT KPK.
“Kasus saya bukan kasus pemerasan, agar narasi di luar tidak menjadi narasi yang kotor memberatkan saya,” ucap Noel.
Di hari yang sama, Presiden Prabowo ternyata sudah meneken keputusan presiden (kepres) soal pemberhentian Immanuel Ebenezer atau Noel dari jabatan Wamenaker.
Prabowo Subianto juga mendukung proses hukum terhadap Noel.
“Baru saja untuk menindaklanjuti hal tersebut Bapak Presiden telah menandatangani keputusan presiden tentang pemberhentian Saudara Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai wakil menteri ketenagakerjaan,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan, 22 Agustus 2025.
Pras juga mengatakan pemerintah menyerahkan sepenuhnya urusan hukum kepada KPK.
Pras meminta kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk berhati-hati dan benar-benar bekerja untuk rakyat.
Baca juga: Dijemput Paksa Oleh KPK, Rudy Ong Chandra Jalan Merayap

