Menteri ESDM pastikan dapur tetap ngebul, stok LPG Dijamin aman
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjamin stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional tetap terjaga meskipun lagi konflik di Timur Tengah lagi memanas.
Pemerintah juga resmi melakukan diversifikasi besar-besaran dengan mengalihkan sumber impor ke negara-negara di luar kawasan konflik.
Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa ketergantungan pasokan dari Timur Tengah sekarang mulai digantikan oleh kiriman dari AS dan Australia.
Tak hanya LPG, skema serupa telah diterapkan pada impor minyak mentah (crude oil).
Ia menyebut pemerintah sekarang lebih banyak melirik negara-negara di kawasan Afrika seperti Angola dan Nigeria untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Menariknya, pemerintah juga membuka peluang untuk mengimpor Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Rusia.
Jalur ini dinilai lebih strategis karena pengirimannya tidak perlu melewati Selat Hormuz yang saat ini sedang ditutup akibat perang.
Langkah cepat ini diambil untuk menghindari kelangkaan energi di dalam negeri akibat dinamika global yang penuk ketidakpastian.
Meskipun harga minyak dunia melonjak, fokus utama Kementerian ESDM saat ini adalah memastikan distribusi ke masyarakat tidak terganggu.
Sampai saat ini, rencana impor dari Rusia masih dalam tahap penjajahan dan belum mencapai keputusan final.
Baca juga: Benda misterius mirip torpedo besar China ditemukan terdampar di perairan Gili Trawangan

