Dugaan perzinaan Malik Bawazier jadi viral, ini respons Cut Keke
Kabar tersebut menyebar luas dan memunculkan berbagai spekulasi dari masyarakat.
Cut Keke akhirnya memberikan tanggapan terkait dugaan kasus perzinaan yang menyeret nama suaminya, Malik Bawazier.
Malik sebelumnya dilaporkan oleh seorang pria bernama Aris ke Polda Metro Jaya pada 28 Juli 2026 atas dugaan memiliki hubungan terlarang dengan istrinya, Endah Fitrianingsih.
Menanggapi gosip tersebut, Cut Keke mengaku tetap tenang dan tidak merasa terganggu dengan kabar yang beredar.
Ia memilih untuk mempercayai suaminya dan tidak langsung mengambil kesimpulan berdasarkan tudingan yang muncul.
“Aku rasa laporan itu banyak fitnahnya. Aku sih percaya sama suami ya,” kata Cut Keke, Sabtu 1 Agustus 2026.
Sebagai istri, Cut Keke mengaku memiliki keyakinan terhadap sosok Malik Bawazier.
Ia memahami karakter dan sikap suaminya sehingga memilih untuk memberikan dukungan di tengah situasi yang sedang menjadi sorotan.
Cut Keke menegaskan bahwa dirinya tetap memberikan dukungan kepada sang suami.
Ia mengatakan urusan terkait kemungkinan adanya laporan balik bukan menjadi kewenangannya, melainkan keputusan yang akan disampaikan langsung oleh Malik.
“Soal kemungkinan lapor balik mah bukan wewenang aku. Biar suami yang menyampaikan langsung ke kalian. Yang pasti, aku dukung suami. Enggak ada rasa kecewa dan hubungan kami baik-baik saja,” katanya.
Pernyataan Cut Keke pun mendapat perhatian karena disampaikan ketika isu tersebut tengah ramai diperbincangkan.
Ia tidak ingin memperkeruh keadaan dan lebih memilih menghadapi kabar tersebut dengan tenang.
Sementara itu, kuasa hukum Aris, Riphat Senikentara, menjelaskan bahwa kliennya mengetahui dugaan hubungan antara Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier setelah mendatangi salah satu apartemen miliknya.
Menurut Riphat, Aris secara tidak sengaja bertemu dengan Endah dan Malik di area lobi apartemen.
Karena merasa ada hal yang mencurigakan, Aris kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui hubungan keduanya.
Dari hasil penyelidikan tersebut, pihak Aris mengumpulkan sejumlah bukti berupa rekaman CCTV dari area lobi hingga bagian dalam unit apartemen.

