Akibat Ledakan Granat di Bogor Seorang Anak Kecil Meninggal Dunia Lagi
Ledakan granat di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, terus memakan korban. Setelah, M Ibnu Mubarok (11) tewas di tempat setelah ledakan terjadi, kini korban lainnya, Doni (11) juga meninggal.
“Iya, meninggal di rumah sakit,” kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita saat dikonfirmasi, Jumat (15/2).
Doni dan satu korban lainnya, Sahrul (11) memang sempat dirawat di RSUD Leuwiliang, Bogor, sesaat setelah ledakan terjadi. Setelah di menjalani perawatan selama 5 hari, Doni akhirnya meninggal. Ita belum menyebutkan Doni akan dimakamkan di mana.
Peristiwa ini bermula saat Minggu (10/2), korban menemukan kaleng susu diduga berisi granat ke rumahnya.
Kemudian pada hari Selasa (12/2) kaleng susu yang diduga berisi granat tersebut dibuang oleh ibu korban bernama Siti Nurhasanah ke halaman di sekitar kebun dekat rumah korban.
Kamis (14/2), korban mengambil kembali kaleng susu diduga berisi granat tersebut yang sempat dibuang, kemudian bermain dengan 2 orang temannya yaitu Doni (11 tahun) dan Sahrul (11 tahun).
“Kaleng susu yang diduga berisi granat tersebut dipukul-pukul dengan menggunakan batu dan terjadi ledakan yang mengakibatkan 1 orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian atas nama Ibnu Mubarok,” terang Kapolres Bogor AKBP AM Dicky.
Sumber Berita Akibat Ledakan Granat di Bogor Seorang Anak Kecil Meninggal Dunia: Kumparan.com
Dituduh netizen gunakan APBD untuk Umrah, Om Zein klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau…
Eks Bupati Gowa Sitti Husniah ditahan terkait dugaan korupsi Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang,…
Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift Video dari kamera pengawas…
Tombol SOS tak sengaja tertekan, penumpang langsung panik Penumpang Commuter Line mendadak bunyi alarm setelah…
Minta uang beli narkoba, pemuda ini diduga aniaya ibu kandung Laporan warga mengenai dugaan kekerasan…
Kabar duka, mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal Kabar meninggalnya mantan Panglima Tentara Nasional…
This website uses cookies.