Aksi Demo Alexis Bubar, Pendemo Lari Tunggang Langgang Diusir Warga
Massa yang menamakan dirinya Gerakan Relawan Jakarta Utara melakukan aksi demo di depan hotel Alexis pada pukul 15.34 WIB. Namun hanya lima menit melakukan aksi demo, mereka membubarkan diri.
Beberapa ucapan sempat dilontarkan oleh pendemo itu. Mereka juga sempat membawa spanduk dan poster bertuliskan seruan penutupan Alexis seperti ‘Jakarta Tutup Alexis’, ‘Tutup Alexis sarang prostitusi’, ‘Gedung ini disegel, atas nama rakyat Jakarta’.
“Kami warga Jakarta menolak keberadaan tempat prostitusi di wilayah Jakarta terutama Jakarta Utara,” kata pemimpin demo dalam orasinya di depan Alexis, Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (15/10).
Namun itu tak bertahan lama karena para pendemo dipaksa membubarkan diri. Hanya berselang lima menit kemudian, para pendemo yang berjumlah 34 orang itu membubarkan diri dengan lari tunggang langgang.
Penyebabnya karena warga sekitar tidak terima dengan adanya aksi demonstrasi di depan Alexis tersebut.
“Bubar, bubar,” kata warga sekitar yang bertubuh tinggi besar sambil berlarian.
“Ini hari Minggu. Hari Minggu dilarang melakukan demo,” lanjutnya.
Para polisi yang ikut seharusnya mengamankan demo, terpaksa harus mengamankan pendemo yang mendapat penolakan bahkan nyaris penyerangan dari warga sekitar.
Baca juga : Ini 8 Janji Suci Anies-Sandi: Tutup Alexis hingga Setop Reklamasi
Sumber berita Aksi Demo Alexis Bubar, Pendemo Lari Tunggang Langgang Diusir Warga Sekitar : kumparan
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.