Akui KDRT terhadap istri, Dede Sunandar ungkap penyebabnya
Dede Sunandar mengakui pernah melakukan tindakan KDRT terhadap sang istri
Dede mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi saat dirinya berada dalam kondisi yang tidak stabil secara emosional.
Berbagai permasalahan datang dalam waktu yang hampir bersamaan, mulai dari tekanan pekerjaan hingga masalah ekonomi yang saat itu cukup berat.
“Betul memang itu (KDRT) betul. Cuma itu berapa tahun lalu. Anak aku ngalangin mungkin aku lagi emosi. KDRT-nya karena dia bawa teman cowoknya terus minum-minuman di rumah,” ungkap Dede.
Situasi tersebut membuatnya sulit mengendalikan emosi ketika menghadapi konflik di rumah.
Dede pun mengakui bahwa memang dirinya pernah lupa diri hingga berujung selingkuh.
“Aku selingkuh karena memang aku lagi lupa mungkin, lagi di atas, anginnya gede, kelupaan, khilaf,” katanya.
Menurut Dede, dirinya sekarang menyadari bahwa apa yang dilakukan saat itu merupakan kesalahan besar.
Ia mengaku menyesal karena telah menyakiti orang yang selama ini mendampinginya dalam berbagai kondisi.
Kesadaran tersebut muncul seiring bertambahnya pengalaman dan pemahaman soal pentingnya menjaga hubungan keluarga dengan cara yang sehat.
Ia juga mengaku mengaku telah meminta maaf kepada Karen dan orang tuanya.
“Saya minta maaf ke keluarganya udah, nyerahin ke keluarganya juga udah, ngomong ke istri pun udah, meskipun melalui handphone. Dede maunya ketemu sama istri dari dianya ulur-ulur waktu,” kata Dede.
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.