Alasan bendera raksasa Prabowo dalam upacara HUT RI Ke-81
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi akhirnya memberikan penjelasan mengenai aksi pengibaran baliho besar bergambar Presiden Prabowo Subianto di udara saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 17 Agustus 2026.
Prasetyo menyebut pengibaran tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus apresiasi dari TNI atas upaya penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia.
Menurutnya, peningkatan kemampuan pertahanan sudah menjadi perhatian Prabowo sejak masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan hingga kini memimpin sebagai Presiden.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan alutsista Indonesia tidak hanya dilakukan setelah Prabowo menjadi kepala negara.
Penguatan pertahanan tersebut telah berjalan sejak masa kepemimpinannya di Kementerian Pertahanan pada periode 2019-2024.
“Menurut kami, ini juga menjadi bentuk rasa terima kasih karena pada masa Pak Prabowo, termasuk ketika beliau masih menjadi Menhan, kekuatan alutsista kita semakin diperkuat,” ungkap Prasetyo, Selasa.
Selain aksi pengibaran baliho, rangkaian atraksi udara dalam upacara tersebut juga menampilkan sejumlah pesawat tempur Dassault Rafale dari Prancis. P
rasetyo menilai aksi yang dilakukan prajurit Kopassus tersebut membutuhkan kemampuan khusus dan bukan sesuatu yang mudah dilakukan.
Ia menambahkan, atraksi itu bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga menunjukkan kesiapan serta kebanggaan TNI terhadap perkembangan kekuatan pertahanan nasional.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.