Anggota DPR Atalia Praratya minta pemerintah jamin nasib anak jalanan di Sekolah Rakyat
Anggota Komisi VII DPR RI Atalia Praratya mengapresiasi langkah pemerintah yang aktif menjangkau anak jalanan sebagai calon peserta didik Sekolah Rakyat, namun menegaskan perlunya sistem yang lebih menyeluruh agar program tidak berhenti di tengah jalan.
“Langkah jemput bola ke titik-titik anak jalanan adalah bentuk kehadiran negara yang nyata. Tetapi yang lebih penting adalah memastikan bahwa proses ini tidak berhenti pada pendataan dan rekrutmen awal, melainkan berlanjut pada pendampingan yang berkelanjutan,” kata Atalia.
Selanjutnya, ia juga menanggapi tingginya angka anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia, terutama di kawasan perkotaan padat dan kantong kemiskinan.
Menurutnya, anak jalanan menjadi kelompok paling rentan karena menghadapi hambatan ekonomi, tekanan sosial, dan minimnya perlindungan.
Ia juga menyampaikan empat catatan penting bagi kementerian Sosial dalam menjalankan program penjangkauan anak jalanan ke Sekolah Rakyat.
Pertama, Atalia mendorong agar integrasi data dan validasi lapangan diperkuat melalui standar operasional yang jelas untuk mencegah bias maupun kekeliriuan pencatatan.
Kedua, ia mengingatkan bahwa banyak jalanan yang terpaksa bekerja bukan atas kemauan sendiri melainkan karena himpitan ekonomi keluarga.
Karena itu, intervensi perlu turut menyasar keluarga mereka melalui bantuan sosial, perbedayaan ekonomi, dan edukasi pengasuhan.
Ketiga, ia menekankan pentingnya jaminan keberlanjutan pendidikan dan adaptasi sosial bagi anak-anak yang masuk ke sekolah rakyat.
Keempat, Atalia Praratya meminta agar kolaborasi lintas sektor diperluas karena persoalan anak jalanan tidak bida ditangani oleh satu kementerian saja.
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.