Anies Tak Takut, Kampanye Medsos Ahok-Djarot Mengambil Suara Anak Muda, Anies yakin program-program yang ditawarkan bersama pasangannya, calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno, mampu menarik perhatian anak-anak muda yang aktif di media sosial.
Calon gubernur nomor pemilihan tiga DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak khawatir dengan adanya kampanye di media sosial (medsos) yang gencar dilakukan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.
“Enggak (takut) kok. Kami cukup yakin Insya Allah apa yang kita (Anies-Sandi) kerjakan sekarang itu menempel ke hati teman-teman muda yang ada di media sosial,” ujar Anies usai mengunjungi deklarasi dukungan Ikatan Keluarga Minang di Jalan Komodor, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (23/3/17).
Menurut dia yang penting adalah pesan-pesan yang disampaikan Anies-Sandi tetap sama, yakni memberikan lapangan pekerjaan dan ruang kreatif bagi seluruh warga khususnya kaum muda.
“Dengan begitu akan terbuka kesempatan untuk tersambung ke jaringan baik domestik dan internasional, sehingga usaha yang mereka (kaum muda) bangun (usaha) bisa maju membuka lapangan pekerjaan bisa lebih luas,” ujar Anies.
Adapun Ahok-Djarot melakukan kampanye di media sosial melalui “Ahok Show” dan program blusukan online “Kepoin Pelayan Jakarta”. Kedua program tersebut dapat diakses melalui akun Instagram, Facebook, dan Youtube milik Ahok maupun Ahok-Djarot.
Sumber Berita Anies Tak Takut, Kampanye Medsos Ahok-Djarot Mengambil Suara Anak Muda : Kompas.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.