APPMBGI minta Program Makan Bergizi Gratis tetap lanjut sampai 25 tahun ke depan.
Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (APPMBGI) mendorong program makan bergizi gratis (MBG) agar terus berlanjut dalam jangka panjang, bahkan sampai 15 tahun ke depan.
Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai, menyebut keberlanjutan program ini menjadi salah satu tujuan utama dibentuknya asosiasi tersebut.
“Ini menjadi perjuangan kami dari asosiasi bagaimana MBG ini tetap sutain, tidak hanya dalam satu periode kepemimpinan saja, tetapi bagaimana program ini bisa berjalan sampai 15 tahun ke depan,” katanya, Sabtu 25 April 2026.
Menurutnya, meskipun sempat muncul aspirasi bagaimana program di media sosial, kebutuhan di lapangan justru masih tinggi, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pemenuhan gizi.
Ia menilai dampak program baru akan terasa jika dijalankan secara konsisten dalam jangka panjang, termasuk untuk menekan angka stunting.
“Kalau MBG bisa berjalan hingga 25 tahun ke depan, hasilnya baru bisa dirasakan, termasuk dalam menjawab persoalan stunting,” katanya.
Tak hanya itu, APPMBGI juga berperan dalam menjaga standar keamanan pangan serta memastikan kelancaran rantai pasokan bahan baku program MBG, dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari pengusaha, supplier, hingga pengelola dapur.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, termasuk perwakilan kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pengembangan program MBG.
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.