Bahlil Lahadalia dicap ada kemiripan dengan mantan Presiden Jokowi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kembali ramai di media sosial akibat sejumlah kontroversi kebijakan dan pernyataan yang dinilai problematis.
Gaya kepemimpinannya bahkan disebut memiliki kemiripan kuat dengan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Selanjutnya, direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai rangkaian kontroversi yang melibatkan Bahlil berpotensi merugikan cinta pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Menurut Jerry, beberapa klaim Bahlil, mulai dari pemulihan listrik di wilayah bencana Sumatra hingga pengaturan LPG 3 kilogram dan BBM, justru menimbulkan kegaduhan.
Jerry melihat adanya pola kepemimpinan yang menyerupai era Jokowi, yaitu kebijakan yang terkesan soutif di permukaan namun berdampak negatif bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti inkonsistensi dalam pernyataan Bahlil yang dinilai sering berubah-ubah.
Menurutnya Jerry, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Bahlil di sektor energi yang strategis.
Ia bahkan mempertanyakan kelayakan Bahlil untuk tetap memimpin Kementerian ESDM, mengingat sejumlah pernyataan yang dinilai tidak akurat dan membingungkan.
Jerry menambahkan, jika seorang menteri mampu menyampaikan laporan yang keliru hingga menimbulkan polemik di tingkat nasional.
Hal tersebut dapat menjadi sinyal serius bagi stabilitas pemerintahan ke depan.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.