Bahlil Lahadalia kritik pembangunan proyek Lotte Chemical Serem
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengatakan sejumlah kendala dan tantangan berat yang dihadapi dalam pembangunan Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI).
Pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon, Banten, ini sempat mangkrak selama bertahun-tahun sebelum akhirnya diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis 6 November 2025.
Ia menyampaikan hal ini di hadapan Presiden saat peresmian pabrik.
Bahwa proyek yang dibangun sejak 2016 tersebut baru direncanakan beroperasi penuh pada Oktober 2025.
Bahlil menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama yang menyebabkan proyek ini mangkrak selama 5-6 tahun adalah masalah pembebasan lahan.
“Proyek ini waktu kita memulai, minta ampun sulitnya. Jadi di tengah-tengah kawasan ini ada tanah 2,3 hektar yang dimiliki oleh orang lain,” kata Bahlil.
Masalah lahan akhirnya diselesaikan setelah Bahlil menjabat sebagai kepala Badan Koordinasi Penanaman Model dan membentuk Satuan Tugas Investasi.
“Saat kami jadi Kepala BKPM, setelah itu membuat Satgas Investasi. Jadi yang menyelesaikan masalah tanah ini, adalah kepolisian sama jaksa,” katanya.
Menurut Bahlil, kehadiran pabrik ini akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor produk petrokimia.
Dimana saat ini lebih dari 50% kebutuhan nasional masih dipenuhi dari luar negeri.
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.