Nasional

Beginilah Nasib Mesin Parkir Elektronik Peninggalan Ahok Setelah Ahok Ditahan

Beginilah Nasib Mesin Parkir Elektronik Peninggalan Ahok Setelah Ahok Ditahan

Para juru parkir mengaku pasrah dengan penerapan Terminal Parkir Elektronik di Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pasalnya, dengan adanya penerapan parkir elektronik itu pendapatan mereka menjadi juru parkir akan berkurang.

Hal ini dikeluhkan Adi (34), salah seorang juru parkir di Jalan Falatehan. Pria yang sudah 10 tahun menjadi juru parkir itu mengatakan bahwa biasanya per hari dia bisa mengantongi uang sebesar Rp 150.000.

Terminal Parkir Meter di Jalan falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2015)

Namun, saat penerapaan TPE pihaknya akan digaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI yaitu Rp 2,7 juta.

“Biasanya minim tuh dapat Rp 150.000 per hari. Kalau sebulan bisa mencapai Rp 4,5 juta,” kata ayah dari dua orang anak itu kepada Warta Kota di Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2015).

Menurut Adi, dia hanya bisa menjalaninya saja. Dia mengaku tidak akan mengambil uang dari pengendara. Namun, dia berharap Pemprov DKI memperhatikan nasib mereka.

“Sekarang dijalananin saja dulu. Lihat kedepannya aja,” ujar Adi.

Pengelolaan Parkir di Jakarta Barat dengan Mesin Mengalami Peningkatan

Penerimaan pengelolaan parkir dengan menggunakan Terminal Parkir Elektronik (TPE) di Jakarta Barat terus meningkat.

Setidaknya, penerimaan parkir setiap harinya mencapai Rp 17,3 juta.

Kasatpel UP Perparkiran Jakarta Barat, Bonatogam Siregar, mengatakan penerimaan parkir sebelumnya perhari hanya Rp 14 juta.

Sehingga meningkat Rp 3,3 juta per hari dari 74 mesin TPE yang ada di Jakarta Barat.

Pengelolaan parkir dengan menggunakan Terminal Parkir Elektronik (TPE) di Jakarta Barat terus meningkat.

“Total ada 74 mesin TPE yang tekah dipasang di tujuh lokasi yakni Pinangsia, HWI Blustru, Pintu Kecil, Perniagaan, Petokangan dan Petak Baru. Semula, penerimaan parkir sebesar Rp 14 juta, namun saat ini meningkat menjadi Rp 17,3 juta per hari,” kata Bona, Senin (9/10/2017).

Pihaknya saat ini juga mengelola sebanyak enam lahan parkir pasar tradisional milik PD Pasar Jaya.

Kelima lahan parkir pasar yang telah diserahkan pengelolaan kepada wilayah Jakarta Barat di antaranya Godok, Asam Reges, Kalideres, Pejagalan, Pasar Pagi dan Jembatan Lima.

Kasatpel UP Perparkiran Jakarta Barat, Bonatogam Siregar (Warta Kota/Bintang Pradewo)

“Serta kami sudah mengambil alih pengelolaan lahan parkir di gedung Samsat Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot,” ujarnya.

UP Perparkiran Dishub DKI Jakarta juga mengelola lahan parkir di Lenggang Jakarta Cengkeh yang memiliki kapasitas tampung ratusan unit sepeda motor, mobil pribadi dan bus besar.

Pengelolaannya pun menerapkan sistem komputerisasi.

“Dengan bertambahnya areal parkir yang dikelola oleh UP Perparkiran berdampak menambah penerimaan yang masuk secara siginifikan,” pungkasnya.

Begini Nasib Mesin Parkir Elektronik Peninggalan Ahok

Mesin parkir elektronik peninggalan Ahok kini terbengkalai. Sepanjang Jalan Boulevard Kelapa Gading, mesin parkir tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Begini penampakan mesin parkir elektronik peninggalan Ahok yang kini terbengkalai.
Pemandangan mesin parkir berbayar tersebut berada di sepanjang Jalan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta, Senin (4/12/2017).
Bahkan pada beberapa mesin terdapat pemberitahuan bahwa mesin tersebut rusak.
Petugas parkir setempat mengaku sudah tidak lagi menggunakan mesin tersebut.
Lahan parkir kini kembali menggunakan karcis.

 

 

Sumber Berita Beginilah Nasib Mesin Parkir Elektronik Peninggalan Ahok Setelah Ahok Ditahan : Tribunnews.com, Tribunnews.comDetik.com

Mister

Recent Posts

Fakta Baru KPK: Dana MBG ternyata tak banyak sampai ke Desa

Fakta baru KPK: Dana MBG ternyata tak banyak sampai ke Desa Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan…

32 menit ago

Anggaran Program MBG Sentuh US$4,24 Miliar Per April 2026

Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…

8 jam ago

Tas Branded Sandra Dewi Hasil Sitaan Korupsi Terjual Cepat

Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…

2 hari ago

Jurnalis Indo Bakal Dapat Perlindungan dari Kementerian HAM

Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…

2 hari ago

Review Film “Keluarga Suami Adalah Hama” yang Bikin Emosi

Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…

2 hari ago

Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Anak Setelah 9 Tahun Menunggu

Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…

3 hari ago

This website uses cookies.