Nasional

Buruh: Anis-Sandi Bohong, Anis-Sandi Bohong, Kantong Gue Bolong

Buruh: Anis-Sandi Bohong, Anis-Sandi Bohong, Kantong Gue Bolong

Massa yang tergabung dalam aliansi buruh, hingga siang ini masih belum diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyampaikan kritik mereka atas penetapan UMP 2018 Rp 3,6 juta, di bawah tuntutan mereka Rp 3,9 juta.

Kesal karena aspirasi mereka tak kunjung mendapat respons, massa mulai mendorong-dorong pagar Balai Kota DKI Jakarta, sambil bernyanyi dan berorasi.

“Anies-Sandi bohong, Anies Sandi bohong,” begitu lirik nyanyian para pendemo yang berada di depan pagar Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (10/11).

Sambil bernyanyi, massa ikut mendorong-dorong pagar Balai Kota, yang saat itu tertutup rapat. Sontak, polisi yang berjaga di dalam Balai Kota, langsung menahan pagar agar tak roboh.

Massa demo buka pagar Balai Kota

Beberapa saat kemudian, pagar Balai Kota dibuka. Namun belum ada perwakilan massa pendemo yang masuk ke dalam gedung Balai Kota DKI. Mereka memilih untuk berorasi, sambil mengutarakan kekecewaannya atas penetapan UMP DKI yang di bawah ekspektasi.

“Dengan ini kami nyatakan kami cabut dukungan, atas kontrak politik yang sudah dinyatakan,” teriak seorang orator.

Pada masa kampanye Pilgub DKI Jakarta awal April lalu, Anies-Sandi pernah menandatangani kontrak politik dengan Koalisi Buruh Jakarta di kantor DPP Partai Golkar. Sejumlah buruh membawa poster yang bertuliskan bahwa Anies-Sandi menolak upah murah yang selama ini diatur dalam PP 78/2015. Dituliskan juga, Anies-Sandi akan menetapkan upah layak bagi buruh Jakarta dengan menetapkan UMP Jakarta lebih tinggi.

 

 

Baca juga : Sandi: Banyak Buruh Datang pada Kami dan Merasa UMP 2018 Cukup

 

 

Sumber berita Buruh: Anis-Sandi Bohong, Anis-Sandi Bohong, Kantong Gue Bolong : kumparan.com

 

 

 

Mister

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

13 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

15 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

17 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

18 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

2 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

2 hari ago

This website uses cookies.