Nasional

CEO Sayurbox, Amanda Susanti Cole yang Mengurus Kebun Keluarga di Sukabumi

CEO Sayurbox, Amanda Susanti Cole yang mengurus kebun keluarga di Sukabumi

Amanda Susanti Cole, CEO Sayurbox memulai perjalanan bisnisnya dengan mengamati tantangan yang dihadapi petani dalam mengakses pasar untuk menjual hasil pertanian mereka.

Ia berasal dari keluarga dengan lahan pertanian di Sukabumi, ia menyadari bahwa petani lokal kesulitan menjual produk secara langsung kepada konsumen, yang memunculkan ide untuk membuat platform e-commerce yang menghubungkan petani dengan konsumen melalui layanan digital.

Setelah menempuh pendidikan di The University of Manchester dan bekerja sebagai guru bahasa asing, Amanda kembali ke Indonesia dan mengurus kebun keluarga.

Tahun 2017, ia mendirikan Sayurbox, sebuah aplikasi yang memfokuskan pada penjualan sayuran segar langsung dari petani ke konsumen.

Memotong rantai distribusi yang panjang agar petani mendapatkan harga yang lebih adil dan konsumen memperoleh produk segar yang berkualitas.

Namun, perjalanan Sayurbox tidak selalu mulus. Pada awalnya, platform ini sempat menghadapi kesulitan pendanaan dan hampir tutup karena minimnya investor.

Tetapi saat pandemi Covid-19 melanda, permintaan untuk belanja kebutuhan pokok secara daring meningkat drastis, yang kemudian membawa Sayurbox meraih pertumbuhan yang tinggi.

Sekarang, Sayurbox telah menjadi salah satu startup agritech terkemuka di Indonesia dengan jutaan transaksi dan ribuan pengiriman per hari.

Sayurbox juga menjalin kemitraan dengan ratusan petani dan produsen lokal di berbagai kota, menawarkan alternatif belanja bahan pangan yang segar dan local, juga mengusung penggunaan kemasan yang ramah lingkungan hingga pilihan pengiriman yang efisien.

Atas kreatifnya, ia berhasil masuk dalam daftar Forbes 20 Under 30 Asia, meraih 25 Innovator Under 35 dari MT Technology Review Asia Tenggara, dan menjadi tokoh penting dalam sektor agritech.

Baca juga: Kabar duka, penyanyi Tanah Air Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 7 tahun melawan kanker
Penguin

Recent Posts

Abu Vulkanik Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagi Masker

Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…

9 jam ago

3 ASN Jayawijaya Tewas Korban Tembakan KKB, Berikut Profilnya

3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…

18 jam ago

BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…

20 jam ago

Rekaman Video Call Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…

21 jam ago

Mahasiswa UIN Jakarta Desak Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…

1 hari ago

Santriwati di Sleman Diduga Jadi Korban Kiai, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…

1 hari ago

This website uses cookies.