Nasional

Curhat Pedagang Tanah Abang Dikutip “Uang Lapak” oleh Para Preman

Curhat Pedagang Tanah Abang Dikutip “Uang Lapak” oleh Para Preman

Keberadaan preman di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, telah menjadi rahasia umum. Para pedagang kaki lima (PKL) mengaku seringkali diminta membayar sejumlah biaya jika ingin aman berdagang di sekitar Pasar Tanah Abang.

Menurut keterangan A, seorang pedagang senior di Pasar Tanah Abang, preman di kawasan ini sudah ada sejak lama. Selain itu para pedagang sudah terbiasa dengan kehadiran para preman tersebut.

A mengatakan, dirinya seringkali dimintai ‘uang lapak’ sebesar Rp5.000 sampai Rp10.000.

Saat dimintai keterangan lebih lanjut kepada siapa ia menyetorkan uang tersebut, A tak mau menjawab lebih lanjut.

“Namanya dagang pasti ada, mas. Mereka nyebutnya ‘duit kutipan’ atau ‘duit lapak’, biasanya Rp5.000 sehari lah,” ujarnya saat berbincang dengan CNNIndonesia.com di Pasar Tanah Abang, Selasa (7/11).

A yang sudah berjualan sejak 20 tahun ini mengaku tarif yang ditarik preman di tiap wilayah Pasar Tanah Abang berbeda-beda.

Ia menyebutkan beberapa, semisal di Blok F para pedagang biasa ditarik sebesar Rp50.000 untuk ‘jasa keamanan dan kebersihan’.

Sedangkan bagi PKL yang tersebar di berbagai trotoar wilayah Tanah Abang berkisar antara Rp1.000 sampai Rp10.000 dalam sehari.

Para pedagang di kawasan Pasar Tanah Abang kerap diminta duit oleh para preman.

Menurutnya, para pedagang terpaksa membayar sejumlah uang agar dagangannya aman dan tak mau cari permasalahan dengan preman.

“Pedagang mah enggak mau cari ribut, kalau enggak dikasih marah-marah biasanya, disuruh nutup tuh,” ujarnya.

Pedagang lain berinisial H dan N membenarkan hal tersebut. N mengaku sudah terbiasa dengan preman dan kutipan keamanan. Sedangkan H menyebut keberadaan preman menyulitkan para pedagang kecil yang keuntungannya sedikit.

H sudah berdagang di Tanah Abang sejak tahun 1993. Meskipun tergolong senior sebagai pedagang di tempat tersebut, H dan N tetap dimintai ‘uang lapak’.

Mereka enggan menyebut besaran nominal uang tersebut dan kepada siapa memberikan uang tersebut.

“Biasanya tiap hari datang tuh mereka, terus enggak tahu kemana lagi, ngumpulnya bukan di wilayah sini, ke sini cuma minta doang,” tutur H.

Pengakuan Pedagang soal Jatah Preman di Tanah AbangSuasana perdagangan di kawasan Pasar Tanah Abang

Keberadaan preman di Tanah Abang menjadi sorotan setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berencana melibatkan mereka dalam menata kawasan perdagangan grosir terbesar di Asia Tenggara itu.

Sandi sendiri belum merinci bagaimana para preman Tanah Abang dilibatkan dalam penataan kawasan itu, namun dia telah mengajak preman berdiskusi membahas penataan.

“Iya saya bertemu dengan semua stakeholder, termasuk preman pasarnya juga, kami duduk bersama, berdiskusi,” kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, Kamis (2/11).

Menurut Sandiaga, preman sudah memahami seluk-beluk Tanah Abang sehingga saran atau masukan mereka bisa berguna untuk menata kawasan tersebut.

Penataan Pasar Tanah Abang dengan melibatkan preman tak pernah dilakukan pemimpin DKI sebelumnya yakni Joko Widodo dan Basuki Thahaja Purnama alias Ahok.

Sementara pada pada Selasa (7/11) malam, sejumlah tokoh masyarakat Tanah Abang menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Balai Kota Jakarta. Tokoh yang hadir dalam pertemuan itu yakni, Yusuf Muhi alias Ucu Kambing, Suparmo, dan Taufik.

Suparmo dikenal sebagai tokoh kelahiran Tanah Abang yang pernah bekerja di pemerintah DKI Jakarta. Namun, setelah pensiun, Suparmo kini membina masyarakat Tanah Abang. Sedangkan, Ucu Kambing dikenal sebagai jawara yang pernah menjadi ‘penguasa’ Tanah Abang. Ucu membentuk organisasi masyarakat Ikatan Keluarga Tanah Abang.

Di Depan Sandiaga, Suparmo menegaskan tidak ada preman di Tanah Abang, dan warga mendukung upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menata kawasan Tanah Abang.

“Enggak ada preman di sana (Tanah Abang), umumnya kami mendukung kebijkan semua kebijakan pemerintah,” kata Suparmo.

 

 

Baca juga : Beda dengan Lulung, Camat Sebut Preman di Tanah Abang Ada Beberapa Kubu

 

 

Sumber berita Curhat Pedagang Tanah Abang Dikutip “Uang Lapak” oleh Para Preman : cnnindonesia.com

Mister

Recent Posts

KDM Hentikan Proyek Besar Data Center AI Jatiluhur, Kenapa?

KDM hentikan proyek besar daya center Ai Jatiluhur, kenapa? Pembangunan data center kecerdasan buatan (AI)…

6 jam ago

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Begini Pesan Prabowo

Rocky Gerung resmi jadi Wantimpres, begini pesan Prabowo Rocky Gerung kini resmi menjadi bagian dari…

6 jam ago

Lolos Final, Justin Hubner Sebut Shin Tae-yong & John Herdman

Lolos final, Justin Hubner sebut Shin Tae-yong & John Herdman Langkah Timnas Indonesia menuju partai…

17 jam ago

Daftar Lengkap Anggota Wantimpres yang Baru Dilantik Prabowo

Daftar lengkap anggota Wantimpres yang baru dilantik Prabowo Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk jajaran baru…

19 jam ago

Garuda Resmi Melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda resmi melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian…

1 hari ago

Erick Thohir Ungkap Bangga Usai Timnas Indonesia Lolos ke Final

Urick Thohir ungkap bangga usai Timnas Indonesia lolos ke final Erick Thohir langsung memberikan respons…

1 hari ago

This website uses cookies.