Deklarasi Pemuda Muslim Banjir Dukungan, Netizen: Yang Mau Ngadu Domba Jangan Stress
Apel kebangsaan Ansor NU bersama Kokam Muhammadiyah sekaligus deklarasi Pemuda Muslim yang siap menjaga NKRI di Candi Prambanan Sabtu (16/12/2017) mendapat banyak dukungan. Dukungan pun ramai di Media Sosial. Hingga Sabtu malam Tagar #PemudaMuslimIndoensia masih menjadi tranding topik di Twitter.
”Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga keutuhan bangsa, karena itu adalah komitmen dari pemuda Indonesia,” tulis akun bernama Yahya Lutfi di @YahyaLutfi3.
Bagi Indonesia yang beragama sesunggung yang membuat kenyamanan bukan negara Islam. Bukan pula bangsa Indonesia harus memeluk agama Islam. Tetapi keragaman tetapi disertai toleransi dan saling menghormati.
”Bukan negara Islam, bukan juga semua pemeluk Islam. Keberagaman yang membuat nyaman, dalam segala hal. Bahkan tidak ada beribadah se nyaman di negara kami. Indonesia,” tulis akun Penyair Berdarah Darah @obatmencret.
Sementara akun bernama Ahsan Mutthalib di @Ahsan_Mutthalib sengaja menyindir kelompok yang gemar melakukan adudoma demi memecah belah NKRI. Melalui cuitannya dia mengingatkan agar mereka tidak stress setelah melihat kemesraan Banser dan Kokam.
”Ada yang mau adu domba: jangan stres menyaksikan Apel Kebangsaan di Prambanan. GP Ansor dan Pemuda Muhammadiah bersaudara,” tulisnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sudah ada pihak-pihak yang berusaha mengobok-obok Banser dan Kokam. Namun, upaya mereka kandas karena Banser dan Kokam bertemu bersama bahkan mendeklarasikan diri sebagai Pemuda Muslim Indonesia yang siap menjaga negara ini.
Sumber Berita Deklarasi Pemuda Muslim Banjir Dukungan, Netizen: Yang Mau Ngadu Domba Jangan Stress : Dutaislam.com
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.