Nasional

Dengarlah Derita Emak-emak Saat Transportasi Online Dilarang di Jabar

Dengarlah Derita Emak-emak Saat Transportasi Online Dilarang di Jabar

Pemprov Jabar menyerah pada tuntutan para sopir Angkot. Mungkin karena adanya ancaman demo besar-besaran, hingga akhirnya lahirlah keputusan melarang transportasi online.

Keputusan Pemprov Jabar ini tentu saja menuai kontroversi. Pro kontra selalu hadir. Tapi soal pro kontra ini, baiknya Pemprov Jabar mendengar suara emak-emak, mereka yang sehari-hari bergelut dengan urusan Angkot dan transportasi online.

Echa (32) misalnya, warga Antapani, Bandung ini sudah ketar ketir kalau transportasi online dilarang. Walau dia mendengar hanya taksi online, dia tetap risau motor online alias Go-Jek dkk juga ikut dilarang.

“Apan saya teh nganter si Aa (putra pertama Echa-red) cukup naik Go-Jek, cepat sampai ke sekolah,” terang Echa saat berbincang dengan kumparan.com, Selasa (10/10).

Kemudian bukan hanya mengantarkan anak, saat menjemput anak pun demikian, Echa yang juga ikut menjemput masih mengandalkan mamang Go-Jek karena bebas dari macet-macetan.

“Kalau naik Angkot suka ngetem lama, klaksonin orang yang lagi jalan padahal enggak jelas juga orgnya mau naik atau enggak, terus berhenti sembarangan, kadang ada yang ugal-ugalan, ada juga yang sopirnya ganti-ganti di tengah jalan, suka ngerokok atau ada penumpang lain yang ngerokok, kadang ada yang tarifnya dinaik-naikin seenaknya,” beber ibu rumah tangga ini.

Banyak pengamen dan tukang dagang yang masuk ke angkot membuat penumpang terganggu

Belum lagi kata dia, kalau mau pesan makanan atau anter barang. Cuma tinggal pakai jasa mamang Go-Jek saja.
“Atau kalau pas jemput anak, pas hujan, tinggal pakai taksi online. Harganya lebih murah dan nyaman,” beber dia.

Harapan Echa, kebijakan soal pelarangan transportasi online ini benar-benar diperhatikan pemerintah.

“Kalau ada dengar pendapat yang didengar jangan cuma satu pihak saja dari angkutan umum konvensional, kalau dari angkutan umum berbasis online gimana masukannya, terus dari konsumen pengguna jasa angkutannya gimana? Yang namanya dengar pendapat mustinya dari berbagai pihak atuh. Bukan satu pihak terus jadi diakomodir pihak yang satu itu saja, sementara pihak yang lain dirugikan,” tutur Echa.

Pendapat serupa disampaikan Agnes (36), warga Sukajadi, Bandung. Ibu dua anak yang biasa memakai jasa Go-Send ini berharap agar transportasi online tetap dipertahankan. Selaku penjual barang via online, jasa Go-Send kerap dia gunakan.

“Sayang banget kalau transportasi online dilarang,” tutur Agnes.

Bukan hanya dari Bandung saja, suara warga Jawa Barat dari Bogor juga demikian. Rika (34) menuturkan terkadang naik transportasi online dari rumahnya ke kantor di Jakarta. Demikian juga sebaliknya.

Perempuan yang bekerja di kawasan Kuningan, Jakarta ini menyayangkan kalau transportasi online dilarang di Jawa Barat.

“Entah ini kemunduran atau kemajuan. Kata Pak Presiden, beliau saja pesan makanan pakai jasa transportasi online,” tutupnya.

Presiden Joko Widodo bicara kemajuan bisnis online

Soal adanya moda transportasi online ini, Presiden Joko Widodo beberapa kali bicara soal perkembangan zaman yang semua sudah serba online. Jokowi mengaku untuk pesan makanan saja dia memesan tak lagi menyuruh orang, tapi pakai layanan Go-Food.

“Saya saja kalau beli sate atau gado-gado enggak pernah nyuruh orang, sudah pakai Go-Food 30 menit sudah sampai ke saya. Itu nanti akan merambah ke semua sektor, tidak hanya usaha gado-gado dan sate, usaha kecil-kecilan ganti orang tidak akan berhubungan langsung face to Face,” ucap Jokowi.di Best Western Premier Hotel, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/8).

“Kejadian apa yang akan kita hadapi inilah yang harus kita antisipasi,” imbuhnya.

 

 

Baca juga : Diancam Mogok Angkutan Umum, Pemprov Jabar Larang Taksi Online Beroperasi

 

 

Sumber berita Dengarlah Derita Emak-emak Saat Transportasi Online Dilarang di Jabar : kumparan

 

Mister

Recent Posts

Prabowo Apresiasi Timnas Indonesia Juara Piala ASEAN 2026

Prabowo apresiasi Timnas Indonesia juara piala ASEAN 2026 Kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN…

10 jam ago

Garuda Juara Piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut Rasa Bangga

Garuda juara piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut rasa bangga Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand…

10 jam ago

Hasil Final Timnas Garuda vs Thailand, Juara Piala ASEAN 2026

Hasil final Timnas Garuda Vs Thailand, juara piala ASEAN 2026 Pertandingan yang berlangsung di Stadion…

11 jam ago

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid Wafat, Muhammadiyah Berduka

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat, Muhammadiyah berduka Duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)…

11 jam ago

Jennifer Siap Manjakan Justin Jika Cetak Gol Lawan Thailand

Jennifer Coppen manjakan Justin cetak gol lawan Thailand Bukan perhiasan atau barang mewah yang disiapkan…

20 jam ago

Wasit Uzbekistan Pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit Uzbekistan pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026 Pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand…

21 jam ago

This website uses cookies.