Di Sidang DPR, Jokowi: Kita Berani Bubarkan Petral dan Tenggelamkan Kapal Ilegal
Presiden Joko Widodo kembali menyampaikan pidatonya dalam sidang bersama DPR dan DPD siang ini. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan pemerintah tidak pernah ragu menjaga kedaulatan negara. Dengan nada tegas, Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa menjaga kedaulatan negara.
“Kita tidak boleh ragu menjaga kedaulatan kita, menjaga laut kita, menjaga perbatasan kita, menjaga sumber daya alam kita,” kata Jokowi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).
Tidak hanya itu, dia juga menyinggung keberanian pemerintah melawan illegal fishing, yaitu dengan menenggelamkan kapal ilegal untuk melindungi nelayan-nelayan. Dia menegaskan pemerintah harus berani menjaga negara demi kemakmuran rakyat, seperti mengalihkan subsidi untuk hal-hal yang produktif dan memberantas narkoba.
“Kita berani bubarkan Petral. Kita berani alihkan subsidi untuk hal-hal yang produktif. Kita tegas menyatakan perang pada bandar-bandar Narkoba yang merusak masa depan generasi muda kita,” ujarnya.
Jokowi juga menegaskan negara tegas menghadapi ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme. Karena, kata Jokowi, Indonesia harus menarik garis tegas untuk tetap pada ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
“Kita harus tegas menghadapi infiltrasi ideologi seperti ekstrimisme, radikalisme, terorisme yang merusak sendi-sendi negara kita. Tidak ada halangan bagi kita untuk menarik garis tegas karena kita berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” paparnya.
“Kita berani bersikap tegas karena kita memiliki Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa dan jiwa kita semua. Pancasila adalah pemersatu kita semua yang harus kita hayati, yang harus kita amalkan, yang harus menjadi ideologi yang bekerja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya.
Baca juga : Jokowi Titip Ke Muhammadiyah Agar Tetap Jaga Keislamannya
Sumber berita Di Sidang DPR, Jokowi: Kita Berani Bubarkan Petral dan Tenggelamkan Kapal Ilegal : kumparan
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.