Direktur Miss Universe Thailand Nawat Itsaragrisil, hina Miss Universe Meksiko
Ajang Miss Universe 2025 di Bangkok, Thailand, diwarnai kejadian panas pada Selasa 4 November 2025.
Sejumlah kontestan melakukan aksi walk out setelah Direktur Miss Universe Thailand, Nawat Itsaragrisil, diduga menghina Miss Universe Meksiko, Fatima Bosch, dalam siaran langsung.
Kejadiannya berawal saat Nawat menegur Bosch karena tidak mengunggah promo tentang Thailand sebagai tuan rumah.
Saat Bosch mencoba menjelaskan, Nawat memotong dengan nada tinggi dan menyebutnya ‘sangat bodoh’.
Bosch lalu bangkit dan meninggalkan ruangan sambil menegaskan bahwa ia mewakili negaranya, bukan kepentingan pribadi siapa pun.
Bosch diikuti oleh beberapa kontestan lain ,termasuk Miss Universe Kanada, Armenia, dan Palestina, sebagai bentuk solidaritas.
Dalam postingannya, Bosch menulis, “Jika sesuatu membuatmu kehilangan martabat, tinggalkanlah.”
Presiden Miss Universe Organization (MUO), Raul Rogha, mengkritik tindakan Nawat dan membatasi perannya dalam ajang tahun ini.
MUO juga mengirim tim eksekutif ke Thailand untuk mengambil alih pengawasan kompetisi.
Menanggapi kritik, Nawat langsung meminta maaf secara terbuka keesokan harinya, namun membantah telah menyebut Bosch “bodoh”.
Ia mengklaim ucapannya disalahartikan dan yang dimaksud adalah “damage” (merugikan).
Selanjutnya, meskipun kontroversi belum reda, panitia memastikan Miss Universe 2025 akan tetap di gelar pada tanggal 21 November di negara Bangkok.
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.