Dr Tompi kritik keras Menteri Pandji Pragiwaksono soal kondisi fisik Wapres Gibran
Kritik itu disampaikan langsung oleh Tompi melalui postingan di akun Instagram pribadinya, @dr_tompi, sebagai respons atas guyonan Pandji yang menyinggung kondisi fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pandji membahas kecenderungan sebagian pemilih yang menilai pemimpin dari tampilan fisik.
Pada bagian itu, Pandji menyinggung kondisi mata Gibran yang tampak sayu.
“Ada yang milih pemimpin berdasarkan tampang, banyak. Ganjar ganteng ya. Anies manis ya. Prabowo gemoy ya. Atau Wakil Presidennya, Gibran ngantuk ya. Salah nada salah nada, maaf, Gibran ngantuk ya? Nah gitu nadanya. Gibran ngantuk ya? Kayak orang ngantuk ya dia,” kata Pandji.
Tompi pun langsung menilai bahwa menjadikan kondisi fisik sebagai bahwan tawaan bukanlah bentuk kritik yang tepat.
Ia pun memberikan penjelasan dari sudut pandang medis soal kondisi mata yang disebut “mengantuk”.
“Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,” tulis Tompi.
Ia juga menegaskan bahwa kritik, satire, dan humor merupakan bagian sah dari demokrasi.
Namun, ia menyayangkan jika humor tersebut diarahkan pada kondisi tubuh yang tidak dapat dipilih oleh seseorang.
“Merendahkan kondisi tubuh seseorang bukanlah kecerdasan, melainkan kemalasan berpikir,” katanya.
Sarwendah tak akui bertengkar depan anak, Ruben buka CCTV Sarwendah tak akui bertengkar depan anak…
Rizky Billar tegas ogah damai dengan akun penyebar fitnah Rizky Billar menunjukkan sikap tegas terhadap…
Masalah kasur jadi ramai, Sarwendah singgung Ruben selingkuh Sarwendah kembali menjadi perhatian setelah membahas cerita…
Dulu tangkap pelaku narkoba, kini AKP Pardiman kasus narkoba Seorang yang selama ini dikenal sebagai…
Tak datang sidang, Doktif ayam sayur kena sindir Richard Lee Richard Lee kembali angkat bicara…
Satpam bundaran HI ungkap alasan tolak ajakan kerja dari KDM Tawaran bekerja di lingkungan Gedung…
This website uses cookies.