Nasional

Fadli Zon Tak Patuh LHKPN, Kini Usulkan LHKPN Diintegrasikan dengan Pembayaran Pajak

Fadli Zon Tak Patuh LHKPN, Kini Usulkan LHKPN Diintegrasikan dengan Pembayaran Pajak

Kepatuhan anggota DPR untuk melapor harta kekayaan dalam Laporan Harta Kekayaan Pegawai Negeri (LHKPN) dinilai merisaukan. Berdasarkan data KPK per Senin (25/3), dari 551 anggota DPR, baru 96 orang yang melaporkan hartanya. Sedangkan untuk pimpinan MPR, dari 8 orang, baru 4 orang yang melapor ke KPK.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta agar LHKPN bisa diintegrasikan dengan pembayaran pajak. Fadli menilai integrasi antara keduanya akan lebih efesien.

“Saya kira ke depan itu cukup sebenarnya diintegrasikan antara LHKPN dengan pajak, karena datanya sama, itu-itu juga, dan Ketua KPK waktu itu juga sudah setuju diintegrasikan, bukan dengan begitu, kan satu, kita ini harus efesien,” ucap Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/3).

“Sebagai negara, masa ini ngisi, ini ngisi, aduh, benar-benar negara yang tidak efisien. Di seluruh dunia juga semuanya satu, kok, pajak di negara-negara modern demokrasinya,” sambungnya.

Pasal 23 UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang LHKPN menyebutkan bahwa dalam waktu selambat-lambatnya enam bulan sejak UU berlaku, setiap penyelenggara negara harus melaporkan dan mengumumkan harta kekayaannya dan bersedia diperiksa terhadap kekayaannya sesuai dengan ketentuan UU.

Data Kepatuhan LHKPN Penyelenggara Negara. Foto: Dok. Istimewa

Juru bicara KPK Febri Diansyah sebelumnya menjelaskan KPK sudah melakukan “jemput bola” dengan mendatangi sejumlah institusi, termasuk memenuhi undangan Sekjen DPR untuk memberikan pendampingan, termasuk di sejumlah daerah.

“Kami ingatkan sekali lagi, waktu tinggal satu minggu, agar para PN yang sudah masuk kategori wajib lapor agar melaporkan kekayaannya ke KPK. Caranya mudah sekali, cukup dengan membuka website elhkpn.kpk.go.id kemudian login dan mengikuti petunjuk yang ada. Jika ada kendala, bisa menghubungi KPK di Call Center 198. Kami akan membantu,” ujar Febri.

“Dalam beberapa hari ini terdapat peningkatan pelaporan LHKPN dari berbagai instansi, namun menjelang 1 minggu terakhir batas waktu pelaporan LHKPN periodik pada 31 Maret 2019, tingkat kepatuhan pelaporan masih belum mencapai setengah dari seluruh wajib lapor,” pungkasnya.

 

Baca juga: Fadli Zon Minta LHKPN Dihapus, Ternyata Fadli Tak Patuh Lapor Harta Kekayaan

 

Sumber Berita Fadli Zon Tak Patuh LHKPN, Kini Usulkan LHKPN Diintegrasikan dengan Pembayaran Pajak: Kumparan.com

Mister

Recent Posts

Malaysia Hubungi Prabowo Soal Karhutla, Ini Kata Menko Polkam

Malaysia hubungi Prabowo soal Karhutla, ini kata Menko Polkam Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan…

19 menit ago

Cristiano Ronaldo terancam Skorsing usai Keluar Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo terancam skorsing usai keluar timnas Portugal Cristiano Ronaldo terancam menghadapi hukuman disiplin setelah…

1 jam ago

Anak Panti Asuhan Tetap akan Dapat MBG, Ini Kata Kepala BGN

Anak panti asuhan tetap akan dapat MBG, ini kata Kepala BGN Kepala Badan Gizi Nasional…

10 jam ago

Yosika Ayumi Bongkar Kehidupan di Rumah Soimah usai Menikah

Yosika Ayumi bongkar kehidupan di rumah Soimah usai menikah Selebgram Yosika Ayumi membagikan cerita tentang…

10 jam ago

Asap Karhutla Meluas ke Malaysia, Anwar Ibrahim kontak Prabowo

Asap Karhutla meluas ke Malaysia, Anwar Ibrahim kontak Prabowo Kabut asap akibat kebakaran hutan dan…

12 jam ago

Nama Betrand Peto Viral Usai Video Dugem Viral, Ini Katanya

Nama Betrand Peto viral usia video dugem viral, ini katanya Beredarnya video lama yang menyeret…

1 hari ago

This website uses cookies.