Nasional

Fredrich Tanggapi Mahfud MD, dan Anak Buahnya Akan Teliti Meme Setnov

Fredrich Tanggapi Mahfud MD, dan Anak Buahnya Akan Teliti Meme Setnov

Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, berencana melaporkan KPK ke Pengadilan HAM Internasional. Tetapi, langkah Fredrich menuai kritik mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD. Di twitter, Mahfud menyebut pengadilan HAM hanya mengadili genosida dan kejahatan kemanusiaan.

Menurut Fredrich, kritikan yang disampaikan Mahhfud tidak pas. Karena bidang keilmuan yang dimiliki dia dengan Mahfud MD berbeda.

“Itu menurut beliau kan (Mahfud MD), beliau kan bukan ahli pidana, kan beda sama saya,” ucap Fredrich seraya tersenyum, usai menjenguk Setya Novanto di RSCM Kencana, Jakarta Pusat. Sabtu (18/11).

Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi (Rengga Sancaya/detikFoto)

Fredrich menegaskan, dia akan membuktikan bahwa langkah yang direncanakan olehnya tidak salah, dan akan membuahkan hasil yang positif.

Ia pun mengklaim mempunyai sifat pekerja, dan akan menceritakan hasil kerjanya apabila sudah selesai.

“Itu lihat nanti, saya kan punya sifat kerja kalau sudah jadi, nanti saya ceritakan. Kayak SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan), kalau menang, saya cerita,” tuturnya.

Seperti diketahui, hari ini sekira pukul 07. 27 WIB, Mahfud MD mengomentari langkah Fredich yang akan mengadukan melakui cuitan di @mohmahfudmd. Isinya:

Anak Buah Fredrich Yunadi Teliti Meme-meme Terkait Setya Novanto

Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunadi, kembali menyinggung soal meme yang menyindir atau memuat tentang kliennya itu. Dia mengatakan anak buahnya sedang mengevaluasi meme-meme yang berseliweran di medsos.

Fredrich mengatakan dirinya sebagai kuasa hukum akan melakukan upaya hukum untuk Setya Novanto dengan sebaik-baiknya. Dia sadar upayanya tersebut menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

“Menurut saya, saya kan tetap melakukan penanganan hukum yang terbaik. Kan gitu. Kemudian melakukan upaya hukum pasti ada kelompok tertentu yang merasa tersinggung atau tidak senang hati, ya hak-hak mereka dong,” kata Fredrich saat ditemui di RSCM Kencana, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017).

Foto: Rengga Sancaya/detikcom

Salah satu bentuk pro dan kontra itu, kata Fredrich, adalah timbulnya meme. Dia mengatakan akan melaporkan meme yang dianggap mengganggu ke polisi.

“Seperti meme-meme mau bikin apa, ya nanti saya satu-satu saya masukin ke polisi ya selesai. Saya nggak pusing kok saya,” katanya.

Fredrich belum bisa menyebutkan sudah ada berapa akun media sosial yang akan dilaporkan. Saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran.

“Oh jelas ada banyak sekali,” katanya.

“Nanti saja. Yang baru ini kita lagi evaluasi, anak-anak buah saya lagi evaluasi,” katanya.

 

(Baca juga: PAKAR PIDANA KRITIK CARA BELA FREDICH MELAWAN HUKUM, PENGACARA: TAK MASALAH DILAPORKAN)

(Baca juga: CUITAN MAHFUD MD TANGGAPI PENGACARA NOVANTO SOAL PENGADILAN HAM)

 

Sumber Berita Fredrich Tanggapi Mahfud MD, dan Anak Buahnya Akan Teliti Meme Setnov : Kumparan.com, Detik.com

Mister

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

15 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

17 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

19 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

20 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

2 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

2 hari ago

This website uses cookies.