Nasional

Godok RUU Penyadapan, Anggota DPR Bantah Karena Takut di OTT

Godok RUU Penyadapan, Anggota DPR Bantah Karena Takut di OTT

Komisi III DPR yang membidangi hukum akan mengajukan Rancangan Undang-undang tentang Penyadapan. Salah satu alasan DPR mengajukan grup tersebut karena berdasarkan studi banding dengan negara lain. DPR juga membantah menyusun RUU tersebut karena takut disadap.

“Nggak ada takutnya, ini kan hasil studi alasan spesifiknya. Hasil studi yang dilakukan tim DPR yang saya ditunjuk jadi PIC, itu kan ditunjukkan di negara lain penyadapan itu tidak dibedakan atas jenis tindak pidananya,” ujar Anggota Komisi III DPR Arsul Sani saat dihubungi, Kamis (7/9/2017).

“Tetapi dibedakan berdasarkan apakah untuk pro-justicia yang hasilnya untuk alat bukti di pengadilan atau untuk non pro-justicia seperti penyadapan. Tidak ada satupun negara yang kami studi, misal kalau maling ayam harus izin pengadilan, kalau selingkuh tidak,” sambung Sekjen PPP ini.

Arsul mengatakan, nantinya setiap lembaga penegak hukum wajib izin ke pengadilan jika melakukan penyadapan, termasuk KPK. Arsul menegaskan, DPR tidak akan menghilangkan operasi tangkap tangan (OTT) yang merupakan salah satu ‘senjata’ KPK untuk menjerat koruptor.

“Izinnya seperti apa, misalnya saya mau menyadap siapa, itu soal teknis. Kalau soal teknis nanti kami bahas lagi,” tuturnya.

Arsul juga mengatakan, alasan DPR mengajukan RUU Penyadapan karena putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penyadapan diatur UU. Arsul menambahkan, teknis penyadapan KPK tidak diatur secara rinci dalam UU Nomor 30/2002 tentang KPK.

“UU KPK hanya bilang bahwa KPK punya kewenangan penyadapan. Tapi prosedur tak diatur. Sedangkan tahun 2010, putusan MK menyatakan penyadapan harus diatur UU. Artinya prosedur harus diatur, paling tidak prosedur besarnya. Apa mau bilang MK tak pro-pemberantasan korupsi?” tutupnya.

 

 

Baca juga : Anggota Pansus Hak Angket: Penyadapan KPK adalah Cara Preman

 

 

Sumber berita Godok RUU Penyadapan, Anggota DPR Bantah Karena Takut di OTT : detik 

 

Mister

Recent Posts

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

7 jam ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

8 jam ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

16 jam ago

Dedi Mulyadi Serukan Resolusi Jihad Anggaran di Hari Santri 2026

Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…

16 jam ago

Puan Minta Balita Jadi Prioritas Penanganan Bencana Karhutla

Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…

18 jam ago

Yusril Sebut, Korupsi Bikin Pejabat BUMN Takut Ambil Risiko

Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…

1 hari ago

This website uses cookies.