Hadeuh, 105.000 Pickup India dibayar pakai utang dari Bank BUMN
Menteri Keuangan Purbaya yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pendanaan impor 105.000 kendaraan pikap dari India untuk operasional program Koperasi Desa Merah Putih dilakukan melalui pinjaman dari bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Pengadaan kendaraan tersebut dijalankan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dan akan direalisasikan secara bertahap hingga akhir tahun 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan republik Indonesia akan mencicil pinjaman sekitar Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
Purbaya juga menjelaskan, skema pembiayaan ini tidak menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena sumber cicilan berasal dari alokasi Dana desa yang sudah dianggarkan setiap tahun.
Mekanisme belanja hanya diubah menjadi pembayaran angsuran program Koperasi Desa Merah Putih.
Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan menteri Keuangan nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur pengelolaan Dana desa, di mana sekitar 58,03% atau Rp34,57 triliun dialokasikan untuk mendukung pembangunan fasilitas koperasi, termasuk gerai dan pergudangan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal perimbangan Keuangan Kemenkeu Askolani menyebutkan sekitar 24.000 uni Koperasi Desa Merah Putih telah terbentuk dan ditargetkan mencapai 30.000 unit pada kuartal 2026.
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan pemerintah akan melanjutkan pembangunan koperasi tersebut hingga mencapai target 80.000 unit secara bertahap dalam beberapa gelombang pembangunan berikutnya.
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.