Nasional

Hari Pahlawan 10 November, Buruh Akan Lakukan Aksi di Balai Kota

Hari Pahlawan 10 November, Buruh Akan Lakukan Aksi di Balai Kota

Puluhan ribu massa dari Buruh Indonesia dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi nasional bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November 2017 mendatang.

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, titik kumpul aksi dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta, kemudian buruh akan longmarch menuju depan Istana Merdeka. Alasan memilih Balai Kota sebagai titik kumpul, karena menjadi simbol perlawanan terhadap upah murah.

“Rencananya buruh DKI Jakarta akan melakukan aksi ‘kuras pabrik’ dan berbondong-bondong ke Balai Kota. Buruh-buruh dari Tangerang, Serang, Cilegon, Bogor, Bekasi, Depok, Karawang, dan Purwakarta, akan longmarch masuk ke Jakarta,” kata Said Iqbal dalam siaran persnya, Jumat (3/11/2017).

“Dari Jawa Timur direncanakan akan ada 50 bus buruh yang masuk Jakarta. Dari Jawa Tengah 30 bus, dari Lampung 10 bus, dan beberapa bus dari Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara itu, lanjutnya, ada juga buruh dari Kepulauan Riau, Kalimantan, dan beberapa daerah di Indonesia bagian Timur yang juga akan masuk ke Jakarta menggunakan kapal laut.

Presiden KSPI Said Iqbal.

Adapun sikap dan tuntutan buruh yang akan disuarakan dalam aksi ini adalah, pertama, cabut mandat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dinilai sebagai pembohong. Kedua, menolak UMK DKI Jakarta 2018 dan menuntut adanya revisi. Terakhir, cabut PP 78/2015 dan kampanye upah plus 50 (minimal naik 500 ribu).

Aksi ini digelar menyusul keputusan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2018 DKI Jakarta sebesar Rp3,6 juta, atau di bawah tuntutan buruh, yakni sebesar Rp3,9 juta.

Bahkan, karena putusan Anies-Sandi itu, buruh menjuluki mereka ‘Bapak Upah Murah’ dan ingkar janji. Pasalnya, pada masa kampanye Anies-Sandi pernah menandatangani kontrak politik dengan buruh yang salah satu isinya akan menetapkan UMP lebih tinggi dari ketentuan PP 78/2015.

“Dalam kaitan dengan penetapan UMP, Anies-Sandi pembohong dan ingkar janji. Selamat datang ‘Bapak upah murah’. Anies-Sandi kembali menegaskan dirinya sebagai Bapak upah murah dan lebih melindungi kepentingan para pemilik modal besar,” tegas Iqbal.

(Baca juga: RUHUT: AGAR BISA DAPAT RUMAH DP NOL PERSEN HARUSNYA BURUH MINTA RP7 JUTA)

(Baca juga: KOMENTAR RUHUT AKIBAT BURUH KECEWA KE ANIES: NASI SUDAH JADI BUBUR, LU DIBOHONGI!)

(Baca juga: ANIES-SANDI INGKAR JANJI, BURUH SEBUT AHOK BERANI DAN KESATRIA)

 

Sumber Berita Hari Pahlawan 10 November, Buruh Akan Lakukan Aksi di Balai Kota: Netralnews.com

Mister

Recent Posts

Abu Vulkanik Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagi Masker

Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…

9 jam ago

3 ASN Jayawijaya Tewas Korban Tembakan KKB, Berikut Profilnya

3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…

18 jam ago

BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…

20 jam ago

Rekaman Video Call Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…

21 jam ago

Mahasiswa UIN Jakarta Desak Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…

1 hari ago

Santriwati di Sleman Diduga Jadi Korban Kiai, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…

1 hari ago

This website uses cookies.