Nasional

Hasil Visum Johannes Marliem Telah Selesai Nyatakan Bunuh Diri

Hasil Visum Johannes Marliem Telah Selesai Nyatakan Bunuh Diri

Departemen Forensik (Coroner) Los Angeles County memastikan kematian Johannes Marliem akibat bunuh diri dengan luka tembak di kepala. Kesimpulan ini didapat setelah lembaga itu melakukan visum terhadap pria yang telah menjadi warga negara AS sejak Oktober 2014 ini.

Mengutip dokumen kematian Johannes Marliem yang dilansir Departemen Forensik Los Angeles County, Selasa (15/8), dengan keterangan sebagai berikut:

Nomor Kasus: 2017-05919

Nama: Johannes Marliem

Tanggal Lahir: 26 Oktober 1984

Usia: 32 Tahun

Gender: Pria

Lokasi kematian: Rumah

Etnis: Asia

Tanggal kematian: 8 Agustus 2017

Cara kematian: Bunuh diri

Penyebab A: luka tembak di kepala

Penyidik: McCracken

Deputi Pemeriksa Medis: Dr Nguyen

Status kasus: Closed

Status jenazah: Ready

Ditangguhkan = Menunggu penyelidikan tambahan.

Dokumen kematian Johannes Marliem

Dikutip dari Reuters, Asisten Kepala Investigasi di Departemen Koroner LA County, Ed Winter, juga menyebut bahwa kematian Marliem dinyatakan sebagai kasus bunuh diri.

Johannes Marliem dalam Kasus Megakorupsi e-KTP

Johannes Marliem mendapat perhatian besar di Indonesia karena dia dianggap sebagai saksi kunci kasus e-KTP. Johannes adalah penyedia Automated Finger Print Identification System (AFIS) merek L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP melalui perusahaan Johannes, PT Biomorf.

Dalam memuluskan pemenangan tender proyek e-KTP, Johannes pernah diminta Andi menyediakan uang sebesar 200 ribu dolar AS untuk diberikan kepada Sugiharto. Uang kemudian diberikan melalui Yosep Sumartono di Mall Grand Indonesia.

Johannes Marliem dan Barack Obama

Kendati sudah mengeluarkan uang, namun Johannes disebut mendapat keuntungan yang tidak sedikit. Johannes disebut mendapat keuntungan sebesar 14.880.000 dolar AS dan Rp 25.242.546.892 dari proyek tersebut.

Johannes Marliem sudah berada di luar negeri pada saat kasus ini mulai diusut KPK. Ia sudah diperiksa KPK sebanyak dua kali. Pemeriksaan pertama berlangsung di Singapura pada Februari 2017 dan pemeriksaan kedua di Amerika Serikat pada Juli 2017.

Kini, Johannes sudah tewas. Namun KPK tetap optimistis bisa mengungkap kasus ini tanpa perlu ada kesaksian Johannes di persidangan. “Karena ada cukup banyak saksi dan bukti yang lain yang kami ajukan di pengadilan,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.

 

Baca juga : Sebelum Tewas Johannes Sempat Komunikasi dengan LPSK Bahas Soal Perlindungan

 

 

Sumber berita Hasil Visum Johannes Marliem Telah Selesai Nyatakan Bunuh Diri : kumparan

Mister

Recent Posts

Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift

Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift Video dari kamera pengawas…

11 jam ago

Tombol SOS Tak Sengaja Tertekan, Penumpang Langsung Panik

Tombol SOS tak sengaja tertekan, penumpang langsung panik Penumpang Commuter Line mendadak bunyi alarm setelah…

12 jam ago

Minta Uang Beli Narkoba, Pemuda ini Diduga Aniaya Ibu Kandung

Minta uang beli narkoba, pemuda ini diduga aniaya ibu kandung Laporan warga mengenai dugaan kekerasan…

21 jam ago

Kabar Duka, Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal

Kabar duka, mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal Kabar meninggalnya mantan Panglima Tentara Nasional…

22 jam ago

RI Bangga, Raharjati Nursamsa Raih Perak di Santiago 2026

RI Bangga, Raharjati Nursamsa raih perak di Santiago 2026 Atlet panjat tebing Indonesia, Raharjati Nursamsa,…

23 jam ago

Ramai di Media Sosial, Begini Kronologi Ojol Dilindas Mobil Listrik

Ramai di media sosial, begini Kronologi Ojol Dilindas Mobil Listrik Sebuah kejadian tragis yang memperlihatkan…

1 hari ago

This website uses cookies.