Hindari Kepentingan Politik Kafir, FPI Larang Simpatisan Ikut Aksi Bela Hary Tanoe
Front Pembela Islam tidak mengizinkkannya simpatisannya untuk mengikuti kegiatan aksi bela Hary Tanoesodibjo ke Komnas HAM. Apa alasannya?
Ketua Umum FPI K.H Ahmad Shobri Lubis mengatakan, alasan di balik pelarangannya tersebut karena aksi tersebut cenderung politis.
“Harap seluruh anggota FPI dan alumni 212 tidak mengikuti acara 147 hari ini yang dimotori Presidium Alumni 212 untuk menghindari kepentingan politik kafir,” kata Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/7).
FPI melihat bos MNC Group itu tak layak dibela. Mereka juga melihat Hary Tanoe sebagai sosok yang berambisi untuk menjadi calon presiden di 2019.
“Dia telah menyakiti umat Islam karena telah menggelar Miss World di stasiun tv miliknya,” tutur dia.
Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo sebelumnya mengatakan, alasan mereka menggelar akasi long march untuk Hary Tanoe semata-mata hanya atas demi keadilan.
“Kita tidak bela per orangan HT, tapi kita bela adalah orang yang dizalimi, siapapun dia. Pembelaan Presidium Alumni 212 kepada HT bukanlah sebagai dukungan kepadanya sebagai tokoh politik, tapi hanya semata membela orang yang dizalimi siapapun dia, walaupun kita sangat berbeda dalam pandangan politik dengan HT, ini adalah urusan yang lain lagi,” jelas Sambo.
Baca juga : Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Akan Long March ke Komnas HAM
Sumber berita Hindari Kepentingan Politik Kafir, FPI Larang Simpatisan Ikut Aksi Bela Hary Tanoe : kumparan
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.