Hotman Paris ogah lagi menjadi Pengacara Nadiem Makarim
Pengacara Hotman Paris Hutapea lagi ramai di media sosial setelah memutuskan untuk mundur sebagai kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim.
Sebelumnya, Hotman mendampingi Nadiem dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.
Pemberhentian kerja sama tersebut diketahui merupakan keputusan dari pihak keluarga Nadiem Makarim.
Yang diambil menjelang sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.
Salah satu alasan yang heboh ke media sosial adalah anggapan bahwa Hotman menangani terlalu banyak klien sehingga dinilai kurang fokus mengurus kasus Nadiem Makarim.
Namun, anggapan itu langsung disanggah Hotman melalui postingan di akun Instagram pribadinya.
Ia menuliskan sindiran singkat, “Kebanyakan klien? Ha ha,” tulis Hotman Paris.
“Hanya ada dua jenis klien Hotman: yang gratis untuk pencari keadilan dan klien konglomerat yang royal. Kalau klien kaya tapi pelit, maaf ya,” tambahnya.
Postingan tersebut membaut heboh oleh beberapa netizen di media sosial.
Banyak yang menduga sindiran “klien kaya tapi pelit” itu diarahkan kepada Nadiem Makarim dan keluarganya.
Mengingat postingan tersebut muncul tidak lama setelah Hotam resmi tak lagi menjadi kuasa hukum Nadiem Makarim.
Selanjutnya, proses hukum dalam perkara dugaan korupsi yang menyeret Nadiem Makarim masih terus berjalan, meskipun sekarang tanpa pendamping dari Hotman Paris.
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.