Nasional

Ini Alasan WN China Pelaku Pemerasan Dibiarkan Masuk ke Indonesia

Ini Alasan WN China Pelaku Pemerasan Dibiarkan Masuk ke Indonesia

Puluhan WN pelaku pemerasan ditangkap di Jakarta, Bali, dan Surabaya, Jawa Timur. Penangkapan ini atas dugaan pemerasan via telepon, di mana para korbannya berada di China. Kasus ini juga terungkap atas kerjasama Polri dan Polisi China.

Namun dari kasus ini muncul pertanyaan, mengapa WN China ini dibiarkan masuk ke Indonesia?

Pihak Imigrasi RI selaku penjaga gerbang perlintasan wilayah Indonesia memberi penjelasan. WN China pelaku kriminal ini dibiarkan masuk untuk melakukan penjebakan.

Barang Bukti Penggerebekan di Pondok Indah

“Ini memang sudah dipantau lama, ini operasi tertutup Polri dan Kepolisian China,” jelas Kasubag Humas Imigrasi RI Agung Sampurno dalam keterangannya kepada kumparan (kumparan.com), Minggu (30/7).

Agung menjelaskan, penangkapan yang dilakukan tentu harus ada bukti pidana. Jadi orang-orang ini dibiarkan masuk dahulu, tak diusir langsung di airport.

“Memang dibiarkan masuk ke dalam (Indonesia), setelah berkumpul bersama teman-temannya, dan melakukan kejahatan lalu digerebek. Jadi ini memang sudah dipantau sebelumnnya,” jelas Agung.

Penggerebekan pelaku siber di Bali.

Para warga China dan Taiwan ini datang dengan visa on arrival dengan alasan untuk melakukan wisata.

“Mereka melakukan kejahatan terorganisasi,” tegas dia.

Agung juga mengungkapkan, untuk para pelaku kejahatan ini, apabila ditemukan pidana Keimigrasian, tentu pihaknya akan masuk melakukan penyidikan.

Penggerebekan WN China di Pondok Indah

“Nanti hukumannya bisa denda, deportasi, pidana kurungan, atau lainnya,” ungkap dia.

Secara umum, lanjut Agung, untuk warga negara asing yang masuk ke Indonesia memang sulit dicegah.

“Karena Indonesia ini negara terbuka, ini konsekuensi,” tutup dia.

 

Baca juga : Polisi Sebut Kasus Kejahatan Siber di 3 Lokasi Merupakan Satu Jaringan

 

 

Sumber berita Ini Alasan WN China Pelaku Pemerasan Dibiarkan Masuk ke Indonesia : kumparan

Mister

Recent Posts

Anggaran Program MBG Sentuh US$4,24 Miliar Per April 2026

Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…

7 jam ago

Tas Branded Sandra Dewi Hasil Sitaan Korupsi Terjual Cepat

Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…

2 hari ago

Jurnalis Indo Bakal Dapat Perlindungan dari Kementerian HAM

Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…

2 hari ago

Review Film “Keluarga Suami Adalah Hama” yang Bikin Emosi

Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…

2 hari ago

Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Anak Setelah 9 Tahun Menunggu

Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…

3 hari ago

Kabar Mengejutkan Bunda Corla Dipecat dari Kerjanya di Jerman

Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…

3 hari ago

This website uses cookies.