Ini Isi Surat Ancaman yang Ditemukan di Pos Gatur Lantas Kota Bandung
Petugas pos pengatur lalu lintas (Gatur Lantas) di Jalan Suropati Sentot, Kota Bandung, Jawa Barat, menemukan lembaran tulisan bernada ancaman yang dikirim orang tidak dikenal pada.
Dilansir Antara, Rabu (16/8), lembaran itu ditemukan petugas pagi ini sekitar pukul 06.10 WIB yang dilipat dalam empat bagian sebanyak lima lembar dengan sampul warna coklat.
“Sampul pertama dengan kertas warna ke coklat-coklatan bertuliskan Daulah Islam Baqyah Wan Tatamadad dan lembar berikutnya warna putih,” ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo melalui pesan singkat.
Menurut Hendro, saat ini jajarannya tengah menyelidiki siapa pelaku yang menaruh surat ancaman di pos Gatur Lantas tersebut.
“Kita langsung menerjunkan petugas untuk mencari bukti-bukti serta melakukan olah tempat kejadian (TKP),” kata dia.
Untuk berjaga-jaga dari ancaman, anggota kepolisian dari Polrestabes Bandung meningkatkan pengamanan ketat di markas Polrestabes Bandung dan pos polisi lainnya.
Berikut isi lembaran ancaman yang diletakkan di Pos Gatur Lantas Jalan Suropati Sentot, Bandung tersebut:
BAQIYAH WAN TATAMADAD Segala puji bagi Allah Rabbul alamin. Shalawat serta salam tercurah pada Rasulullah nan mulia yang diutus pedang rahmat bagi seluruh alam.
Wahai THOGUT! Demi Allah Kami akan tetap teguh pada pendirian kami yakni ingkar pada kalian Dan Iman kepada Allah.
Bagi kami tidak jadi soal menang atau kalah. Bila menang kami akan tegakkam syariat allah, bila kami kalah, kami kalah dalam membela syariat Allah.
Kami tidak ridho syariat Allah di campakkan.
Baca juga : Beginilah Isi Surat Teror ISIS di Polsek Kebayoran Lama
sumber berita Ini Isi Surat Ancaman yang Ditemukan di Pos Gatur Lantas Kota Bandung : kumparan
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.