Israel akan perang negara Iran lagi dalam waktu dekat
Peneliti Keamanan dan Pertahanan Washington Institute, Farzin Nadimi.
Ia memprediksi Israel akan melancarkan serangan baru kepada negara Iran dalam tiga bulan ke depan.
“Laporan menunjukkan bahwa baterai THAAD yang ditetapkan AS di Israel kini telah ditingkatkan. Artinya, empat peluncur tambahan telah ditambahkan ke enam peluncur yang sudah ada.” kata Nadimi.
“Saya pikir dalam waktu maksimal tiga bulan, jika keputusan semacam itu diambil, maka akan dilaksanakan. Jika situasi terus berlanjut seperti ini,” sambungnya.
Setiap keputusan Israel, katanya akan bergantung pada perencanaan awal dan kesiapan pertahanan.
“Jika Israel mengambil keputusan semacam itu, mereka harus menyiapkan serangkaian asumsi, dan kemampuan pertahanannya harus lebih siap,”
Dugaan itu direspon oleh Yahya Rahim Mousavi.
Yahya juga mengatakan bahwa belakangan ini Dewan Keamanan Nasional tengah mempercepat penunjukkan sejumlah tokoh yang akan menggantikan para petinggi militer yang tewas akibat perang Iran-Israel yang terjadi selama 12 hari pada Juni 2025.
“Semua pejabat Iran telah diperintahkan oleh Dewan Keamanan Nasional untuk menunjuk pengganti jika terjadi sesuatu, negara tidak akan tertinggal dalam ketidakpastian,’ kata nya.
Selanjutnya, dugaan itu juga direspon oleh Menteri Luar Negeri Rusia Segey Lavrov bahwa “ancaman serangan baru (Israel) terhadap Iran tetap ada dan, seperti dikatakan sumber-sumber terpercaya, bahkan sedang dibahas secara praktis,”.
Dia juga mengatakan ancaman militer ini dengan rencana Barat untuk mencekik Iran secara ekonomi.
Penolakan mereka terhadap usulan Rusia-China untuk menunda pemberlakuan kembali sanksi.
“Ini adalah operasi yang disengaja untuk memulai tahap berikutnya dalam mencekik Republik Islam Iran secara ekonomi, finansial, dan sebagainya,” kata Sergei Lavroy.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.