Jokowi Lantik Idrus Marham, Agum, Moeldoko dan Yuyu Sutisna
Idrus Marham resmi dilantik menjadi Menteri Sosial, Jenderal (purn) Moeldoko Kepala Staf Presiden (KSP), Agum Gumelar sebagai anggota Wantimpres dan Marsdya Yuyu Sutisna sebagai KSAU. Presiden Jokowi pun menyalami mereka.
Pelantikan digelar di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2017). Usai melantik para pejabat tersebut, Presiden Jokowi menyalami para pejabat yang dilantik.
Jokowi mengawali dengan menyalam Idrus dan istri. Mereka sempat berfoto bersama ke arah para wartawan. Setelah itu Jokowi menyalami Moeldoko dan istri. Moeldoko sempat membungkuk sebelum menyalam Jokowi.
Jokowi lalu menyalami Agum dan istri kemudian Marsdya Yuyu dan istri. Kemudian Wapres JK dan para Menteri Kabinet Kerja serta para pejabat negara lainnya yang hadir gantian menyalami para pejabat yang baru dilantik.
Idrus menggantikan Khofifah Indar Parawansa sebagai Mensos. Khofifah mundur dari Kabinet Kerja karena akan maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jawa Timur 2018. Sedangkan Moeldoko menggantikan posisi Teten Masduki dan Agum menggantikan almarhum Hasyim Muzadi.
Sedangkan Marsdya Yuyu menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat Panglima TNI. Dia sebelumnya menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU).
Baca juga : Sah! Pemerintah Pusat Berikan Papua 10 Persen Saham Freeport
Sumber berita Jokowi Lantik Idrus Marham, Agum, Moeldoko dan Yuyu Sutisna : detik.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.