Politik

Kabar Bahagia, Bantuan Kemanusiaan sudah mulai memasuki Wilayah Gaza

Kabar bahagia, bantuan kemanusiaan sudah mulai memasuki wilayah Gaza.

Hal ini terlihat dari sebuah video seorang aktivis Palestina Omar El Qatta melalui media sosial.

Ia menunjukkan warga Gaza mengerubungi pemberian bantuan kemanusiaan dari truk milik World Food Programme (WFP) setelah memasuki Khan Younis, di bagian selatan Jalur Gaza,

Al-Jaeera telah mengonfirmasi kebenaran video media sosial Omar, di mana beberapa truk yang memasuki Jalur Gaza membawa bantuan pangan, dengan warga sipil kumpulan di sekitarnya dalam jumlah besar, pada Minggu 12 Oktober 2025.

Beberapa waktu lalu, beberapa truk yang membawa bantuan kemanusiaan dari berbagai lembaga seperti Oxfam, Palang Merah Internasional, dan WFP, telah mengantri untuk memasuki wilayah Gaza.

WFP menyatakan siap untuk memperluas secara signifikan operasinya di Gaza seiring berlanjutnya gencatan senjata.

Seorang pejabat dari badan pangan PBB tersebut mengatakan kepada bahwa WFP “tidak pernah berhenti” berusaha mengirimkan bantuan selama perang, meskipun menghadapi pembatasan yang ketat dan kondisi yang tidak aman.

WFP juga menyatakan kini berada dalam “mode siap” untuk menggerakkan hingga 8.200 truk yang membawa pasokan untuk memulihkan pabrik roti dan mengaktifkan kembali titik distribusi makanan di seluruh Jalur Gaza.

Selain WFP, Oxfam juga berkomitmen akan memulihkan aliran bantuan yang konsisten dan sangat penting untuk mestabilkan kondisi di Jalur Gaza yang hancur setelah dua tahun serangan Israel.

Baca juga: Diduga negara Arab dan Israel kerjasama di balik layar perang Gaza.

Berikutnya, beberapa warga juga telah kembali ke wilayah asalnya masing-masing.

Beberapa keluarga terus berpindahan ke utara menuju Kota Gaza, kembali ke tempat yang pernah menjadi pusat kehidupan mereka.

Meskipun yang mereka temukan adalah kehancuran yang luar.

Seluruh kawasan perumahan telah rata dengan tanah, dan warga mengatakan kondisi hidup telah berubah di luar pengenalan.

Agresi Israel ke Gaza selama dua tahun telah membunuh 70.100 warga gaza dan melukai hampir 170.000 orang, dengan ribuan di antaranya membutuhkan rehabilitasi dan perawatan jangka panjang.

 

Penguin

Recent Posts

Anggaran Program MBG Sentuh US$4,24 Miliar Per April 2026

Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…

4 jam ago

Tas Branded Sandra Dewi Hasil Sitaan Korupsi Terjual Cepat

Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…

2 hari ago

Jurnalis Indo Bakal Dapat Perlindungan dari Kementerian HAM

Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…

2 hari ago

Review Film “Keluarga Suami Adalah Hama” yang Bikin Emosi

Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…

2 hari ago

Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Anak Setelah 9 Tahun Menunggu

Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…

3 hari ago

Kabar Mengejutkan Bunda Corla Dipecat dari Kerjanya di Jerman

Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…

3 hari ago

This website uses cookies.