KAI Imbau Pembelian Tiket Secara Online Menjelang Lebaran, Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menghimbau kepada calon penumpang untuk tidak membeli tiket kereta api mudik Lebaran di loket stasiun.
Calon penumpang disarankan untuk membeli tiket secara online. Senior Manager Hubungan Masyarakat KAI Daerah Operasi 1 (Daop I) Suprapto menerangkan, pembelian tiket di loket tidak efektif.
Sebab, jam operasional tiket di loket dibatasi, yang mana dibukai mulai 08.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB.
Suprapto mengungkapkan, banyak keuntungan yang calon penumpang jika membeli tiket kereta api secara online. Salah satunya, bisa dilakukan dimana saja dan kapanpun.
“Pembelian di loket juga harus mengantri. Jadi tidak efektif,” ujar Suprapto saat dihubungi, Jakarta, Minggu (19/3/2017).
“Sekarang layanannya sudah online dan terbuka. Belum lagi untuk pembelian di Indomaret, Alfamart atau online lainnya, ada potongan harga eksternal channel sebesar Rp 7.500. Jadi harganya kalau beli lebih dari dua lebih murah,” ujarnya.
Sebelumnya, tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran sudah bisa dipesan pada 17 Maret 2017. Dalam ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menerapkan sistem pemesanan tiket H-90 atau selama tiga bulan sebelum keberangkaan.
Artinya, jika seseorang memesan tiket pada tanggal 17 Maret 2017 maka jadwal keberangkatannya pada 15 Juni 2017. Pemesanan tiket untuk angkutan Lebaran berakhir pada 7 April 2017 dengan tanggal pemberangkatan pada 6 Juli 2017.
Sumber Berita KAI Imbau Pembelian Tiket Secara Online Menjelang Lebaran : Kompas.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.