Kasus Ammar Zoni narkoba di lapas, DPR: Razia dan pecat petugasnya.
Lagi dan Lagi Aktor Ammar Zoni terseret kasus jenis sabu dan tembakau sintetis (sinte) di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta, membuat desakan keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Komisi XIII DPR mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk segera melakukan razia besar-besaran di seluruh Rutan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
“Saya sebagai pimpinan Komisi XIII DPR mendesak Menteri Imipas segera melakukan razia besar-besaran terhadap seluruh rutan atau lapas yang ada dan periksa semua tanpa terkecuali,” tegas DPR RI, Sugiat Santoso, Sabtu 11 Oktober 2025.
Selanjutnya, kasus yang melibatkan Ammar Zoni ini dinilai mencoreng keamanan rutan dan menjadi alarm keras bagi Kemenimipas.
Ammar diduga mengedarkan narkoba jenis sabu dan sinte bersama lima tahanan lain yang berinisial A, AP, AM alis KA, ACM, dan MR.
Sugiat Santoso juga meningkatkan bahwa kejadian ini terjadi setelah Menteri Imipas, Agus Andrianto berjanji akan memperbaiki lembaga pemasyarakatan, khususnya dari bahaya narkoba.
Ia juga meminta agar seluruh personel yang bertugas di Rutan Salemba diperiksa.
Apabila terbukti terlibat dalam peredaran narkoba bersama Ammar Zoni, Sugiat menuntut penindakan tegas.
“Saya minta agar petugas-petugas di sana diperiksa apabila terbukti terlibat dan kalau perlu segera pecat dengan tidak hormat,” tegasnya.
KDM hentikan proyek besar daya center Ai Jatiluhur, kenapa? Pembangunan data center kecerdasan buatan (AI)…
Rocky Gerung resmi jadi Wantimpres, begini pesan Prabowo Rocky Gerung kini resmi menjadi bagian dari…
Lolos final, Justin Hubner sebut Shin Tae-yong & John Herdman Langkah Timnas Indonesia menuju partai…
Daftar lengkap anggota Wantimpres yang baru dilantik Prabowo Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk jajaran baru…
Garuda resmi melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian…
Urick Thohir ungkap bangga usai Timnas Indonesia lolos ke final Erick Thohir langsung memberikan respons…
This website uses cookies.