Kebakaran besar melanda Pasar Kasongan, 15 rumah dan ruko terbakar pada hari Minggu 15 Januari 2026 malam.
Api diduga kuat berasal dari korsleting listrik dan sekarang penyebab pastinya lagi diselidiki oleh aparat kepolitisan setempat.
Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Bungai RT.007 RW.004, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir.
Api diduga berasal dari salah satu warung di kawasan tersebut, sebelum menyebar cepat ke bangunan di sekitarnya.
Dan pemadaman berlangsung selama tujuh jam, dari malam hingga pagi hari, dengan penggunaan hingga 5.000 liter air oleh tim pemadam kebakaran.
Cuaca malam yang berangin semakin mempercepat penyebaran api sehingga membuat pemadaman lebih sulit.
Tak hanya rumah dan ruko warga saja, kebakaran juga menerjang dua bangunan sekolah, yaitu MIN dan MTs Al Badar Kasongan, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Akibatnya, ratusan siswa terpaksa dipindahkan ke ruang kelas lain sementara waktu.
Puluhan rumah yang hangus membuat ratusan warga terdampak secara meterial, banyak yang kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya.
Beberapa warga juga memilih untuk mengungsi ke rumah sanak keluarga.
Polisi dan Polres Katingan telah memasang garis polisi di lokasi kejadian sambil melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap kebakaran.
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Pulsabfor) dari Banjarmasin direncanakan tiba di Pasar Kasongan untuk mengumpulkan barang bukti forensik, termasuk kabel-kabel yang tersisa dan meteran listrik.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.