Internasional

Kena Tarif 50% AS Buat India Vakumkan Pembelian Pesawat

Kena Tarif 50% AS buat India vakumkan pembelian Pesawat

Presiden India menunda pembelian enam unit pesawat P-8I dari Boeing.

Tujuan ini setelah pemerintah Donal Trump mengenakan tambahan tarif 20% bea masuk terhadap produk India.

Tarif tersebut berlaku sejak 7 Agustus 2025, terkait impor minyak Rusia oleh New Delhi.

Totl tarif terhadap produk India telah melonjak menjadi 50%, salah satu yang tertinggi diberlakukan kepada negara mana pun.

Selain itu, AS juga mengkritik praktik pedagangan India, hambatan impor, serta pembelian minyak dan senjata dari Rusia.

Sebagai balasan, Kementerian Luar Negeri India (MEA) meliris bantahan enam poin yang menyebut tindakan AS “tidak beralasan dan tidak adil,” sekaligus menyoroti kemunafikan Barat yang telah berdagang dengan Rusia.

Perdana Menteri Narendra Modi menegaskan bahwa India akan melindungi petani, UMKM, dan kepentingan nasional.

Sambil menahan tekanan agar membuka penuh pasar domestiknya.

Ketegangan yang meningkat ini berujung pada penangguhan negosiasi pembelian enam unit lagi P-8I, karena harga pesawat itu melambung hampir 50% akibat tarif baru AS.

Reuters juga melaporkan bahwa India menunda pembelian alat perang AS lainnya.

Di antaranya adalah kendaraan tempur Stryker buatan General Dynamics dan rudal anti-tank Javelin buatan Raytheon dan Lockheed Martin.

Baca juga: Jerome Polin Sindir Sri Mulyani Soal Gaji Guru dan Dosen

Awalnya India membeli delapan unit P-8I dari Boeing, dan pada 2016 menambah kontrak empat unit, sehingga total armadanya menjadi 12.

Dalam situasi ancaman yang meningkat, AL India pada 2020 menyatakan kebutuhan enam unit lagi untuk memantau kawasan Samudra Hindia.

Pemerintah AS menyetujui potensial penjualan enam unit tambahan pada Mei 2021 dengan nilai USD 2,42 miliar.

Namun, pembelian itu di tunda pada tahun 2023 karena biaya tinggi.

Pada Februari 2025 India disebut berencana menghidupkan kembali proposal enam unit P-8I tersebut, dan akan dibahas dalam pertemuan PM Modi dengan Presiden Trump.

Namun, tak ada pembaruan setelah pertemuan tersebut, di mana Trump sempat verbal menawarkan F-35A kepada India.

 

 

Penguin

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

14 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

16 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

18 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

19 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

2 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

2 hari ago

This website uses cookies.