Keterlaluan! Seorang Warga Lebak Ditahan 158 Hari Tanpa Kesalahan
Kuli bangunan dari Lebak, Banten, Eli Sundari harus meringkuk selama 158 hari tanpa kesalahan. Pria kelahiran 10 Agustus 1994 itu akhirnya divonis bebas karena tak terbukti mencuri pompa air.
“Kejadian pencurian pompa air terjadi di rumah Muhtadi yang sedang direnovasi,” kata kuasa hukum Eli dari LBH Jatramada, Lebak, Jimi Siregar saat berbincang dengan detikcom, Minggu (20/8/2017).
Saat kejadian yang terjadi pada 12 Januari 2017 malam itu, Eli sedang tertidur pulang di rumahnya yang tak jauh dari rumah Muhtadi. Eli tak menyangka tiba-tiba ikut diproses oleh Polsek Cibadak dan harus meringkuk di sel tahanan sejak 4 Februari 2017. Sejak saat itu, hari-hari Eli dihabiskan di balik jeruji besi. Hingga akhirnya Eli keluar dari tahanan karena masa penahanan habis, tapi proses sidang belum selesai.
“Ia dibebaskan demi hukum karena masa penahanannya sudah habis pada 12 Juli 2017,” ujar Jimi.
Eli dihadirkan ke pengadilan dengan terdakwa Ade Saepulloh. Duduk sebagai ketua majelis M Zakiuddin dengan anggota Rahmawati dan Nartilona. Pada 15 Agustus 2017, majelis hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada Ade sedangkan Eli divonis bebas.
Eli dinyatakan tidak terbukti sebagaimana dakwaan jaksa dan proses penyidikan Polsek Cibadak yaitu mencuri pompa air senilai Rp 2 juta milik Muhtadi. Selain itu, PN Rangkasbitung menilai ada pemalsuan tanda tangan di BAP Eli, sehingga proses hukum menjadi cacat.
“Gara-gara kasus ini, Eli tidak bisa lebaran 2017 bersama keluarganya. Ekonominya hancur, tidak bisa memberi nafkah ke keluarganya. Belum lagi mendapat pandangan negatif dari lingkungannya. Kini ia jadi sopir tembak,” tutur Jimi.
Baca juga : Inilah Nota Pembelaan Fidelis di Kasus Tanam Ganja Demi Nyawa Istri
Sumber berita Keterlaluan! Seorang Warga Lebak Ditahan 158 Hari Tanpa Kesalahan : detik
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.