Internasional

Kisah Pemuka Muslim yang Bantu Evakuasi Pemeluk Kristen dari Marawi

Kisah Pemuka Muslim yang Bantu Evakuasi Pemeluk Kristen dari Marawi

Di tengah gelombang pengungsian warga Marawi di Filipina selatan yang dikuasai kelompok afiliasi ISIS, seorang pemuka Muslim, Norodin Alonto Lucman. membantu menyelamatkan puluhan warga Kristen.

Dua minggu telah berlalu sejak kelompok bersenjata mengibarkan bendera kelompok ISIS di Marawi, pemerintah masih belum berhasil meredam kelompok yang ingin membentuk kekhalifahan ini.

Kelompok Maute menghancurkan banyak gedung dan menyandera pastor Katolik di Marawi, kota dengan penduduk Islam terbesar di negara berpenduduk mayoritas Katolik.

Norodin Alonto Lucman, pemuka Muslim, yang menampung dan melindungi pemeluk Kristen di rumahnya.

Dalam gelombang pengungsian ini, sejumlah warga Muslim melindungi pemeluk Kristen di rumah-rumah mereka dan membantu mereka mengungsi.

Kisah yang paling inspirasional, menurut wartawan BBC Jonathan Head yang berkunjung ke Marawi baru-baru ini adalah Norodin Alonto Lucman.

Norodin sempat menyembunyikan lebih dari 70 pemeluk Kristen di rumahnya sebelum membantu mereka menyelamatkan diri akhir pekan lalu (03/06).

Ia mengajarkan mereka berteriak “Allahu akbar” (Tuhan maha besar) saat melalui pos-pos penjagaan.

Beberapa kali mereka ditanya apakah mereka Kristen dan mereka menyanggah sampai mereka tiba di tempat yang aman.

Mempertaruhkan hidup untuk melindungi rekan Kristen

Tank pemerintah di Marawi

Saat mereka berjalan, semakin banyak penduduk sipil yang terjebak bergabung sampai terdapat lebih dari 160 orang, termasuk warga Muslim di kelompok itu.

Setelah 12 hari, mereka berhasil keluar dari daerah konflik, kawasan yang berbau busuk akibat banyak jenazah korban pertempuran.

Norodin -mantan polisi terkenal- mengatakan warga Muslim mempertaruhkan hidup mereka untuk melindungi rekan-rekan Kristiani mereka.

Ia mengatakan ia kenal dengan kelompok Maute yang mendatangi rumahnya dan meyakinkan mereka untuk pergi.

“Mereka datang untuk kedua kalinya (ke rumah) dengan komandan Maranao, orang berpangkat tinggi di kelompok Maute. Sejak itu tak ada yang mengganggu saya lagi. Kekhawatiran kami adalah bom, yang jatuh di dekat rumah-rumah dan juga pertempuran yang terjadi di dekat rumah kami,”

Para pengungsi -yang harus melewati para penembak jitu di Marawi- mengatakan kepada kantor berita Reuters mereka menerima pesan teks berisi peringatan akan adanya pemboman.

Mengucapkan Allahu akbar

Para petugas membantu warga yang terperangkap di Marawi menyelamatkan diri.

“Kami mendapat info dari komandan bahwa kami harus segera keluar,” kata Leny Paccon, yang menampung 54 orang di rumahnya termasuk 44 pemeluk Kristen.

“Begitu kami dapat SMS, kami langsung keluar (Marawi),” katanya.

“Kami mengucapkan Allahu akbar,” katanya kepada kantor berita Reuters dan menambahkan bahwa dengan bantuan warga Muslim mereka dapat melalui berbagai pos penjagaan.

Mereka yang melarikan diri termasuk guru-guru dari Dansalan College, sekolah protestan yang dibakar pada hari pertama pertempuran.

Pejabat Filipina mengatakan di antara beberapa ratus militan yang menguasai Marawi pada tanggal 23 Mei lalu, termasuk 40 orang asing dari Indonesia dan Malaysia serta pejuang dari India, Arab Saudi, Moroko dan Chechnya.

Pengungsi yang berhasil menyelamatkan diri memerlukan bantuan pangan segera.

Gencatan senjata selama empat jam untuk mengungsikan penduduk sempat terganggu tembakan senjata Minggu (04/06).

Dengan terowongan anti-bom, senjata anti-tank yang disembunyikan di masjid-masjid, tameng manusia dan pengetahuan tentang kondisi setempat, membuat kelompok militan ini jauh lebih sulit dikalahkan, jauh dari perkiraan para pemimpin militer sebelumnya.

Tentara memburu para militan dengan masuk dari rumah ke rumah.

Banyak yang memuji langkah Norodin menyelamatkan warga Kristen Marawi melalui media sosial media di Filipina ANC.

Sejumlah pujian termasuk akun atas nama Marce Delos Santos yang menulis, Terima kasih Norodin Luchman, Semoga Allah memberi ganjaran atas kebaikanmu,” dan Bernard Martin yang menyatakan, “Pujian untuk Muslim yang baik dan matilah kau teroris,” serta Henry Borbon Hernandez yang menulis singkat, “Inilah Islam.”

Norodin menampung dan melindungi 71 pemeluk Kristen di rumahnya di Marawi sebelum membawa mereka keluar dari kota itu.

Namun tak sedikit yang mengungkapkan kekhawatiran dan kemarahan terhadap media karena menganggap memberitakan mereka justru akan membahayakan.

Akun atas nama Ma Fu Ya menyatakan, “ANC tolong bertanggung jawab atas orang yang Anda beritakan,” dan Mir Clem yang menulis, “Hal seperti ini seharusnya tak masuk berita karena Anda membahayakan mereka semua. Keluarkan berita ini pada saat perang berakhir.”

Seorang anak menggambarkan apa yang dia alami di tempat pengungsian di SD Pantar di Lanao Del Norte

Sejauh ini, menurut data pemerintah Filipina, 1.545 warga sipil telah diselamatkan dari Marawi, kota yang berpenduduk 200.000 jiwa itu.

Pemerintah mengatakan korban sipil yang tewas berkisar antara 20 sampai 38 orang sementara anggota kelompok militan yang tewas 134 orang dan 39 tentara pemerintah.

 

Sumber Berita Kisah Pemuka Muslim yang Bantu Evakuasi Pemeluk Kristen dari Marawi : Bbc.com

Mister

Recent Posts

Prabowo Apresiasi Timnas Indonesia Juara Piala ASEAN 2026

Prabowo apresiasi Timnas Indonesia juara piala ASEAN 2026 Kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN…

8 jam ago

Garuda Juara Piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut Rasa Bangga

Garuda juara piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut rasa bangga Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand…

8 jam ago

Hasil Final Timnas Garuda vs Thailand, Juara Piala ASEAN 2026

Hasil final Timnas Garuda Vs Thailand, juara piala ASEAN 2026 Pertandingan yang berlangsung di Stadion…

9 jam ago

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid Wafat, Muhammadiyah Berduka

Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat, Muhammadiyah berduka Duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)…

10 jam ago

Jennifer Siap Manjakan Justin Jika Cetak Gol Lawan Thailand

Jennifer Coppen manjakan Justin cetak gol lawan Thailand Bukan perhiasan atau barang mewah yang disiapkan…

18 jam ago

Wasit Uzbekistan Pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026

Wasit Uzbekistan pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026 Pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand…

19 jam ago

This website uses cookies.