Komentator politik, Tucker Carlson sebut akar masalah Amerika Serikat adalah Netanyahu
Jurnalis sekaligus Komentator Politik Amerika Serikat, Tucker Carlson, mendesar Amerika Serikat untuk menolak dikendalikan oleh Presiden Israel Benjamin Netanyahu.
Hal ini merespon fenomena saling balas serangan antara AS-Israel dan Iran, yang dikabarkan menewaskan enam warga Amerika Serikat akibat misi dari Teheran.
“Maaf, ini bukan antisemitisme. Ini adalah kepala negara yang keputusannya menyebabkan kematian warga Amerika dan mempengaruhi sejarah dunia, nasib, serta masa depan Amerika Serikat,” kata Carlson.
Eks Pembawa Acara Fox News itu menambahkan, “Amerika Serikat harus mengatakan kepada pemerintah Israel, ‘Kalian tidak berkuasa.’…. Tidak ada pemerintahan yang membayar harga lebih tinggi karena mengikuti kebijakan ini daripada pemerintahan saat ini.”
Pada video itu pun, Carlson menekankan bahwa perang tersebut bukanlah atas dasar kepentingan Amerika Serikat, melainkan untuk Israel.
“Ini adalah perang Israel. Ini BUKAN perang Amerika Serikat. Perang ini TIDAK dilancarkan demi tujuan keamanan nasional Amerika Serikat.” katanya.
“Perang ini dilancarkan SEMATA-MATA karena Israel menginginkannya,” tambah Carlson.
New York Timer mengungkapkan bahwa salah satu pendukung kuat basis MAGA (Make America Great Again) tersebut telah berupaya menentang aksi militer dan bahkan bertemu dengan Donald Trump di Gedung Putih beberapa kali untuk mencegah serangan.
Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…
Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…
Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…
Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…
Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…
Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…
This website uses cookies.