Komentator politik, Tucker Carlson sebut akar masalah Amerika Serikat adalah Netanyahu
Jurnalis sekaligus Komentator Politik Amerika Serikat, Tucker Carlson, mendesar Amerika Serikat untuk menolak dikendalikan oleh Presiden Israel Benjamin Netanyahu.
Hal ini merespon fenomena saling balas serangan antara AS-Israel dan Iran, yang dikabarkan menewaskan enam warga Amerika Serikat akibat misi dari Teheran.
“Maaf, ini bukan antisemitisme. Ini adalah kepala negara yang keputusannya menyebabkan kematian warga Amerika dan mempengaruhi sejarah dunia, nasib, serta masa depan Amerika Serikat,” kata Carlson.
Eks Pembawa Acara Fox News itu menambahkan, “Amerika Serikat harus mengatakan kepada pemerintah Israel, ‘Kalian tidak berkuasa.’…. Tidak ada pemerintahan yang membayar harga lebih tinggi karena mengikuti kebijakan ini daripada pemerintahan saat ini.”
Pada video itu pun, Carlson menekankan bahwa perang tersebut bukanlah atas dasar kepentingan Amerika Serikat, melainkan untuk Israel.
“Ini adalah perang Israel. Ini BUKAN perang Amerika Serikat. Perang ini TIDAK dilancarkan demi tujuan keamanan nasional Amerika Serikat.” katanya.
“Perang ini dilancarkan SEMATA-MATA karena Israel menginginkannya,” tambah Carlson.
New York Timer mengungkapkan bahwa salah satu pendukung kuat basis MAGA (Make America Great Again) tersebut telah berupaya menentang aksi militer dan bahkan bertemu dengan Donald Trump di Gedung Putih beberapa kali untuk mencegah serangan.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.