KPK Budi Prasetyo ungkap 9 orang ditangkap dalam OTT Jaksa di Banten
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan telah mengamankan sembilan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT), yang berkaitan dengan dugaan keterlibatan oknum jaksa di wilayah Banten dan Jakarta.
“Tim mengamankan sejumlah sembilan orang di wilayah Banten dan Jakarta,” kata KPK Budi Prasetyo, Jakarta Kamis 18 Desember 2025.
Ia juga menjelaskan, bahwa seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif dan penyidik.
KPK belum mengumumkan secara detail konstruksi maupun status hukum para pihak tersebut.
“Perkembangannya seperti apa, status hukumnya bagaimana, termasuk kronologi atau konstruksi perkara, nanti kami akan sampaikan secara lengkap pada kesempatan berikutnya,” tambahnya.
Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi adanya OTT di wilayah Banten.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto juga menjelaskan bahwa salah satu pihak yang diamankan merupakan jaksa.
“Memang ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
OTT di Banten menambahkan daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK sepanjang tahun 2025.
Sejumlah OTT sebelumnya menyasar berbagai kasus, kerja sama pengelolaan kawasan hutan, pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
Hingga dugaan gratifikasi dan pemerasan yang melibatkan kepala daerah di sejumlah wilayah.
Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…
Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…
Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…
Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…
Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…
Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…
This website uses cookies.