Nasional

KPK: Nilai Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji Rp 1 Triliun Lebih

KPK: Nilai kerugian negara kasus korupsi haji rp 1 triliun lebih. Meskipun nilai ini masih sebatas penghitungan sementara.

“Hitungan awal, dugaan kerugian negaranya lebih dari Rp 1 triliun,” ungkap KPK Budi Prasetyo, 11 Agustus 2025.

Budi Prasetyo menjelaskan, kerugian negara itu timbul dari adanya pengeseran antara kuota haji reguler menjadi kasus.

Dana haji yang seharusnya bisa didapat negara, malah mengalir ke pihak travel selaku pihak yang memberangkatkan haji khusus.

“Nah, kalau kita melihat skemanya ya, yang haji reguler itu kan dikelola langsung oleh Pemerintah lewat Kementerian Agama. Sedangkan yang haji khusus ini kan dikelola oleh para agen travel.” jelas Budi Prasetyo.

“Ya, meskipun pada awalnya itu kan semuanya dana itu masuk di BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) pengelolaannya awal, sehingga itu juga kemudian menjadi objek keuangan negara,” tambah Budi.

Budi juga menambahkan, kuota haji tambahan yang didapat Pemerintah Indonesia dari Arab Saudi sebesar 20 ribu.

Berdasarkan UU, seharusnya pembagiannya 92 persen untuk haji reguler, 8 persen untuk haji khusus.

“Karena ada pergeseran menjadi 50-50 atau 10 ribu-10 ribu, tentunya juga ada pergeseran di situ,” lanjut Budi.

Berikutnya, KPK telah meningkatkan penyelidikan kasus kuota haji ke tahap penyelidikan.

Meskipun begitu, masih belum ada sosok yang ditetapkan sebagai tersangka.

Karena dalam kasus ini, KPK menggunakan Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik) umum.

Sebelumnya, pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu menjelaskan, perkara ini bermula pada 2023.

Saat ada pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Pemerintah Arab Saudi.

Di sana, Indonesia mendapat kuota tambahan sebanyak 20 ribu. Dan diduga ada pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan.

Asep menyebut bahwa seharusnya 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus. Namun, yang terjadi kuota haji dibagi rata 50-50.

Baca juga: Terekam Kamera Gibran Tak Salami AHY dan Bahlil
Penguin

Recent Posts

KDM Hentikan Proyek Besar Data Center AI Jatiluhur, Kenapa?

KDM hentikan proyek besar daya center Ai Jatiluhur, kenapa? Pembangunan data center kecerdasan buatan (AI)…

4 jam ago

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Begini Pesan Prabowo

Rocky Gerung resmi jadi Wantimpres, begini pesan Prabowo Rocky Gerung kini resmi menjadi bagian dari…

4 jam ago

Lolos Final, Justin Hubner Sebut Shin Tae-yong & John Herdman

Lolos final, Justin Hubner sebut Shin Tae-yong & John Herdman Langkah Timnas Indonesia menuju partai…

15 jam ago

Daftar Lengkap Anggota Wantimpres yang Baru Dilantik Prabowo

Daftar lengkap anggota Wantimpres yang baru dilantik Prabowo Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk jajaran baru…

17 jam ago

Garuda Resmi Melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda resmi melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian…

1 hari ago

Erick Thohir Ungkap Bangga Usai Timnas Indonesia Lolos ke Final

Urick Thohir ungkap bangga usai Timnas Indonesia lolos ke final Erick Thohir langsung memberikan respons…

1 hari ago

This website uses cookies.