Lagi dan lagi keracunan MBG, ada ratusan santri masuk RS setelah makan bergizi gratis
Ada ratusan santri dan guru Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda, Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, diduga mengalami keracunan makanan setelah memakan manu dari Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari Jumat 9 Januari 2026.
Dzul Fikar, menjelaskan gejala mulai muncul sejak hari Jumat malam dam memburuk pada hari Sabtu pagi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Sejak Jumat malam, itu sudah mulai ada gejala, tapi gejalanya gejala ringan,” kata Dzul Fikar.
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima berupa nasi kuning dengan lauk telur suwir dan abon.
Berdasarkan keterangan yang didapat dari ponpes, salah satu lauk disebut mengeluarkan bau tak sedap.
“Kata orang tuanya itu entah dari abonnya atau telurnya, pokoknya antara dua itu ada sedikit bau gitu,” kata Dzul.
Ada total lebih dari 300 orang yang mengalami keluhan kesehatan, termasuk juga tujuh guru.
Sampai hari Minggu 11 Januari 2026, sebanyak 160 santri masih menjalani perawatan, baik di lingkungan pondok maupun di rujuk ke puskesmas dan ada juga di rumah sakit.
Pihak ponpes telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan penyedia MBG.
Biaya perawatan korban disebut akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan, sementara pihak SPPG menyatakan siap bertanggung jawab.
Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…
Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…
Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…
Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…
Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…
Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…
This website uses cookies.